Memuat...

Kesepakatan tak ada arti, 5 sipil kembali gugur di Idlib

Hanin Mazaya
Senin, 29 April 2019 / 24 Syakban 1440 08:00
Kesepakatan tak ada arti, 5 sipil kembali gugur di Idlib
Kelompok pertahanan sipil Suriah atau yang lebih dikenal dengan White Helmets, tengah melakukan evakuasi. (Foto: AA)

IDLIB (Arrahmah.com) - Setidaknya lima warga sipil tewas dalam serangan udara di daerah pemukiman di zona de-eskalasi utara Suriah, ujar sumber lokal pada Ahad (28/4/2019).

Sumber mengatakan, sebuah pesawat tempur tak dikenal menyerang kota Qalaat Al-Madiq dan desa Al-Hawash pada Sabtu (27/4) malam, keduanya terletak di pedesaan barat kota Hama dan merupakan bagian dari zona de-eskalasi, lansir Anadolu.

Sumber serta agen pertahanan sipil White Helmets mengatakan lima warga sipil, termasuk dua wanita, telah tewas dalam serangan udara di Qalaat Al-Madiq.

Menurut observatorium aircraft oposisi Suriah, Qalaat Al-Madiq dan Al-Hawash menjadi sasaran oleh "jet Rusia yang lepas landas dari pangkalan udara Hmeimim di provinsi Latakia barat Suriah".

September lalu, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi akan sangat dilarang.

Tetapi kesepakatan tersebut seperti tidak memiliki arti karena serangan terhadap warga sipil di zona de-eskalasi terus terjadi. (haninmazaya/arrahmah.com)