Memuat...

Konsulat Thailand di Istanbul diserang massa setelah pendeportasian warga Uighur

Siraaj
Jumat, 10 Juli 2015 / 24 Ramadan 1436 21:56
Konsulat Thailand di Istanbul diserang massa setelah pendeportasian warga Uighur
istanbul_3369791b

ISTANBUL (Arrahmah.com) - Sekitar 200 demonstran Turki menyerbu konsulat Thailand di Istanbul sebagai aksi protes terhadap pendeportasian puluhan warga Muslim Uighur ke Cina, menurut laporan yang dilansir AFP pada Kamis (9/7/2015).

Penyerbuan ini merupakan serangkaian protes di Turki selama bulan Ramadhan ini terhadap perlakuan Cina terhadap Muslim Uighur yang berbicara bahasa Turki di wilayah Xinjiang.

Para demonstran merangsek ke dalam kantor konsulat Thailand dan mengacak-acak isi kantor. Mereka juga melemparkan sejumlah dokumen dari dalam konsulat ke luar, menurut laporan AP.

Sembilan orang ditangkap atas tindakan penyerangan di gedung konsulat ini pada Rabu (8/7) yang diorganisir oleh kelompok East Turkestan Education Assosiation, lapor kantor berita Dogan.

Bendera Thailand juga diturunkan dan gedung konsulat juga dilempari dengan batu, tambah Dogan. File dan dokumen yang dilemparkan ke luar nampak berserakan di jalan.
istanbul-2_3369794b istanbul-2_3369794b
Thailand mengatakan bahwa pihaknya telah mendeportasi sekitar 100 imigran Muslim Uighur pada Kamis yang ditahan di negara tersebut sejak tahun lalu ke Cina.
Pendeportasian ini dinilai membahayakan nasib para imigran Uighur itu karena kekhawatiran adanya tekanan dari pemerintah Cina, sebagaimana selama ini diketahui bahwa pemerintah Cina di Xinjiang telah berupaya menekan warga Uighur hanya karena identitas agama mereka Islam. Terbukti dari kebijakan-kebijakan pemerintah Cina yang dikhususkan untuk warga Uighur menargetkan praktek-praktek keislaman warga Uighur. (siraaj/arrahmah.com)