Memuat...

Pentagon klaim meluncurkan penyelidikan pasca serangan di dekat masjid Suriah

Althaf
Selasa, 21 Maret 2017 / 23 Jumadilakhir 1438 07:30
Pentagon klaim meluncurkan penyelidikan pasca serangan di dekat masjid Suriah
Warga Suriah menyaksikan para relawan White Helmets membereskan puing-puing bangunan masjid yang hancur akibat serangan udara AS di desa Al Jinah di Provinsi Aleppo pada 17 Maret 2017 (Foto: AFP)

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Militer AS mengklaim telah menyelidiki tuduhan bahwa serangan yang menurut militer AS menargetkan pemimpin Al Qaeda di dekat sebuah masjid di Suriah utara, menewaskan banyak warga sipil, Departemen Pertahanan AS menyatakan, Senin (20/3/2017).

Pentagon mengklaim serangan yang mereka lakukan di desa Al Jinah Provinsi Aleppo menargetkan pertemuan para pemimpin senior Al Qaeda. Klaim ini ditolak oleh sejumlah laporan setempat dan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang menyatakan bahwa serangan itu telah merenggut nyawa puluhan orang, termasuk warga sipil.

Juru bicara Pentagon, Kapten Angkatan Laut Jeff Davis, mengatakan kepada wartawan bahwa para pejabat awalnya mengira ada "nol" korban sipil.

Setelah meninjau informasi publik dan rahasia tambahan selama akhir pekan, Komando Pusat telah meluncurkan "penilaian kredibilitas" untuk menentukan kebenaran dugaan kematian warga sipil.

Sementara itu, seorang koresponden AFP yang mengunjungi tempat kejadian pada Jumat (17/3) mengatakan ada dua masjid Omar bin al-Khattab di Al-Jinah, yang berdekatan satu sama lain. Yang lama rusak dan yang baru benar-benar hancur.

SOHR, kelompok pemantau yang berbasis di Inggris mengatakan pada Jumat (17/3) bahwa 49 orang tewas dan sebagian besar dari mereka adalah warga sipil. (althaf/arrahmah.com)