JAKARTA (Arrahmah.id) - Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyuarakan dukungan tegas terhadap keanggotaan penuh Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dukungan ini disampaikan dalam pertemuan bilateral kedua pemimpin baru-baru ini, sejalan dengan komitmen bersama untuk mendorong perdamaian dan keadilan di Timur Tengah.
Presiden Lula menegaskan bahwa pengakuan terhadap Negara Palestina sebagai anggota penuh PBB merupakan langkah penting menuju realisasi solusi dua negara.
“Mengakui Negara Palestina dan mengizinkannya bergabung sebagai Negara Anggota PBB menjamin simetri yang diperlukan untuk mewujudkan solusi dua negara,” ujar Presiden Lula.
Ia juga menambahkan bahwa Brasil dan Indonesia tidak pernah lelah dalam mengecam kekejaman yang dialami rakyat Palestina di Gaza.
“Negara-negara kami juga tanpa lelah mengecam kekejaman yang dilakukan terhadap penduduk Palestina di Gaza,” katanya.
Sementara itu, Presiden Prabowo menyatakan dukungan terhadap sikap Brasil yang menyerukan reformasi terhadap PBB dan sistem tata kelola global.
“Kami sangat menghargai sikap tegas Anda terhadap perlunya segera ada penghentian kekerasan, gencatan senjata di Gaza, serta penegasan bahwa satu-satunya solusi adalah solusi dua negara,” tutur Prabowo.
Saat ini, Palestina masih berstatus sebagai negara non-anggota pengamat permanen di PBB, meski mayoritas negara anggota telah menyetujui keanggotaan penuhnya dalam Sidang Majelis Umum PBB pada 10 Mei 2024.
Sebaliknya, Israel telah menjadi anggota penuh PBB sejak Mei 1949.
(ameera/arrahmah.id)
