Memuat...

63 Jenazah Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Berhasil Teridentifikasi

Ameera
Rabu, 15 Oktober 2025 / 24 Rabiulakhir 1447 20:35
63 Jenazah Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Berhasil Teridentifikasi
63 Jenazah Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Berhasil Teridentifikasi

JAKARTA (Arrahmah.id) - Proses identifikasi korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, akhirnya tuntas. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur berhasil mengenali seluruh korban yang telah diterima.

Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol dr. M. Khusnan Marzuki, menyampaikan bahwa hingga Rabu (15/10/2025), total 63 kantong jenazah telah berhasil diidentifikasi.

“Pada hari ini, tim DVI Polda Jatim telah melaksanakan identifikasi terhadap lima kantong jenazah terakhir yang cocok dengan data antemortem,” ujar Khusnan saat konferensi pers di RS Bhayangkara, Surabaya.

Lima jenazah terakhir yang berhasil diidentifikasi masing-masing bernama:

  1. Sholihan (17), warga Dusun Konyek Alas Raja Blega, Bangkalan.
  2. Raihan Rafa Aldiyansyah (14), warga Dusun Langgar, Banyoneng Laok, Geger, Bangkalan.
  3. Fairuz Shirojuddin (16), warga Jalan Singajaya RT 001 RW 001, Singopadu, Tulangan, Sidoarjo.
  4. Moch. Defa Sharifuddin (17), warga Dusun Kali Gede RT 001 RW 001, Ngadipiro, Wilangan, Nganjuk.
  5. Zaky (12), warga Planggaran Timur, Lepelle, Robatal, Sampang.

Dengan tambahan lima nama tersebut, tim DVI Polda Jatim resmi menuntaskan proses identifikasi terhadap 63 korban dari total 67 kantong jenazah yang diterima.

Polda Jatim menyatakan, seluruh hasil identifikasi akan segera diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk proses pemulangan dan pemakaman di daerah masing-masing.

Peristiwa tragis di Pondok Pesantren Al Khoziny itu sebelumnya menyita perhatian publik setelah bangunan asrama santri ambruk pada awal Oktober lalu, menelan puluhan korban jiwa dan luka-luka.

Hingga kini, pemerintah daerah bersama kepolisian masih melakukan pendalaman penyebab runtuhnya bangunan tersebut.

(ameera/arrahmah.id)