Memuat...

Akankah Perang Dibatalkan? AS–Iran Bertemu di Turki Bahas Perundingan

Hanoum
Rabu, 4 Februari 2026 / 17 Syakban 1447 03:41
Akankah Perang Dibatalkan? AS–Iran Bertemu di Turki Bahas Perundingan
Foto ilustrasi. [Foto: The Cradle]

ISTANBUL (Arrahmah.id) -- Pertemuan Amerika Serikat (AS) dan Iran di Istanbul, Turki, dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2026 untuk membahas pembicaraan nuklir dan upaya meredam ketegangan yang bisa memicu perang, sebuah langkah diplomatik yang dipandang sebagai potensi penurunan eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah.

Pembicaraan itu digagas melalui upaya diplomatik Turki dan negara‑negara Teluk seperti Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang berusaha mendorong kedua negara supaya kembali ke meja perundingan guna meredakan ketegangan yang meningkat dalam beberapa minggu terakhir.

Menurut sumber diplomatik, seperti dilansir The Jerusalem Post (3/2/2026), Utusan Khusus AS Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi diperkirakan akan memimpin delegasi mereka dalam pertemuan tersebut, yang meskipun fokus awalnya pada isu nuklir, juga bertujuan menghindari konflik langsung di kawasan.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah mengarahkan pejabatnya untuk melanjutkan negosiasi nuklir dengan AS, sebuah sinyal bahwa Teheran membuka pintu untuk diskusi meskipun ketegangan tetap tinggi karena keberadaan militer AS di Teluk Persia dan ancaman potensi aksi militer.

Langkah ini muncul di tengah sejumlah serangan drone dan respons militer kedua pihak, namun upaya diplomatik tetap digenjot oleh sejumlah negara pendukung dialog, yang melihat pertemuan di Istanbul sebagai kesempatan untuk meredakan ketegangan dan mencegah konflik berskala besar di Timur Tengah.

Meskipun perundingan ini belum menjamin kesepakatan final, banyak analis internasional melihat kembali dialog sebagai tanda bahwa kedua negara masih mempertimbangkan solusi diplomatik daripada eskalasi militer langsung.  (hanoum/arrahah.id)

 

 

 

IranTurkiHeadlineAmerika Serikatperundingan