Memuat...

Aksi Bela Palestina di Monas, Indonesia Segera Kirim 10 Ribu Ton Beras

Ameera
Ahad, 3 Agustus 2025 / 10 Safar 1447 19:55
Aksi Bela Palestina di Monas, Indonesia Segera Kirim 10 Ribu Ton Beras
Aksi Bela Palestina di Monas, Indonesia Segera Kirim 10 Ribu Ton Beras

JAKARTA (Arrahmah.id) - Pemerintah Indonesia kembali menegaskan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Dalam Aksi Akbar Bela Palestina yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Ahad pagi (3/8/2025), Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengumumkan bahwa Indonesia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 ton beras ke wilayah Palestina.

"Kita juga akan mengirimkan bantuan makanan, 10.000 ton beras dalam waktu dekat ke Palestina," ujar Menlu Sugiono saat menyampaikan orasi di hadapan ribuan peserta aksi.

Ia menegaskan, pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Indonesia terhadap tragedi kemanusiaan yang tengah terjadi.

"Ini adalah rasa kemanusiaan kita yang terusik. Banyak anak-anak, wanita, dan orang-orang tidak berdosa yang menjadi korban dari kekejaman dan kekejian ini," tambahnya.

Aksi ini digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina.

Ribuan peserta aksi memenuhi area silang Monas bagian selatan sejak pagi hari, membawa spanduk, bendera Palestina, dan menyerukan seruan solidaritas atas tragedi kemanusiaan yang menimpa warga Gaza.

Panitia aksi, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, dalam orasinya menyoroti bahwa pembantaian yang dilakukan oleh Israel bukan hanya melalui senjata, tetapi juga dengan cara yang lebih keji, yaitu kelaparan massal.

"Ini sangat kejam. Pembunuhan dengan kelaparan adalah bentuk kebiadaban yang luar biasa. Seorang ibu di Gaza berteriak, ‘Kami bisa bertahan dari serangan bom, tapi kami tak sanggup bertahan dari kelaparan,’” ungkap Zaitun.

Ia juga menyampaikan bahwa solidaritas masyarakat Indonesia terus mengalir, dengan total donasi yang telah dikumpulkan oleh panitia mencapai lebih dari Rp 10 miliar.

Dana tersebut akan disalurkan melalui kerja sama dengan pemerintah dan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran.

Aksi akbar ini berlangsung damai, tertib, dan kondusif. Sebanyak 2.123 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan seluruh Polsek se-Jakarta Pusat diturunkan untuk mengamankan jalannya aksi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, “Kami menyiapkan pengamanan maksimal, bukan hanya untuk keamanan, tapi juga sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat.”

Tak hanya fokus pada pengamanan, aparat juga menyiapkan berbagai layanan publik, mulai dari kantung-kantung parkir, tim medis, hingga ambulans yang disiagakan di beberapa titik strategis.

“Tim kesehatan dari Polri siap merespons cepat jika ada peserta aksi yang membutuhkan bantuan medis. Kami juga memastikan aktivitas masyarakat di sekitar Monas tetap berjalan lancar,” jelas Susatyo.

Pihak kepolisian juga mengimbau agar peserta aksi menjaga ketertiban dan tidak merusak fasilitas umum.

"Kami mengajak seluruh peserta untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Hormati taman, fasilitas umum, dan warga lain yang sedang beraktivitas. Mari kita jaga kebersihan dan keamanan lingkungan,” imbuhnya.

Sebagai langkah antisipasi terhadap kepadatan lalu lintas, masyarakat pengguna jalan diminta untuk menghindari kawasan Monas selama aksi berlangsung dan menggunakan jalur alternatif.

"Kami harapkan pengertian dari seluruh warga. Arahkan kendaraan ke rute lain untuk menjaga kelancaran lalu lintas,” pesan Susatyo.

Aksi Damai Akbar Selamatkan Gaza ini menjadi wujud nyata dari semangat persatuan, kepedulian, dan empati rakyat Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina.

Tidak hanya melalui aksi turun ke jalan, namun juga lewat bantuan nyata dalam bentuk logistik dan dana.

(ameera/arrahmah.id)