IDLIB (Arrahmah.id) -- Diduga anggota kelompok perlawanan Suriah Hai'ah Tahrir asy Syam (HTS) yang mengendarai mobil menyerang pengunjuk rasa dan menabrak dengan sengaja seorang wanita
Dilansir Syirahr (16/7/2024), kejadian terjadi saat warga sedang melakukan protes dan menuntut pembebasan para tahanan di depan administrasi wilayah Binsh.
Ibu, istri, dan saudara perempuan dari mereka yang ditangkap di penjara HTS melakukan protes di Kota Binsh di timur Idlib.
Para pengunjuk rasa menuntut pembebasan para tahanan dan mendesak agar pemimpin HTS, Abu Muhammad Al Jaulani diganti.
Badan keamanan HTS melakukan kampanye penangkapan besar-besaran yang menargetkan para aktivis, dengan tuduhan menghasut orang untuk berdemonstrasi menentang Al Jaulani dan para pemimpin HTS.
Tuntutan para pengunjuk rasa telah berlanjut selama empat bulan. Mereka menuntut penggulingan Al Jaulani, diakhirinya ketidakadilan dan ancaman refresif aparat, pembebasan orang-orang tak bersalah di penjara, kembali melakukan perlawanan terhadap rezim Suriah, persidangan yang cepat dan adil bagi narapidana, penghentian penyiksaan, dan pengurangan biaya dan pajak bagi warga sipil. (hanoum/arrahmah.id)
