RIYADH (Arrahmah.id) – Fenomena cuaca ekstrem mengguncang Arab Saudi setelah sejumlah wilayah dilaporkan mengalami suhu sangat dingin hingga membuat air membeku dalam hitungan detik. Peristiwa yang viral di media sosial itu terjadi di tengah gelombang udara dingin langka yang melanda negara yang dikenal beriklim panas tersebut.
Fenomena tersebut terekam dalam berbagai video yang menunjukkan air yang dituangkan dari botol langsung berubah menjadi es di udara terbuka. Suhu udara di beberapa wilayah Arab Saudi dilaporkan turun drastis hingga mencapai minus 4 derajat Celsius, cukup untuk membekukan air secara cepat.
Dilansir Gulf News (23/1/2026), gelombang dingin itu terutama melanda wilayah utara dan tengah Arab Saudi, termasuk Turaif, Rafha, Jalajel, dan Al Jouf. Selain fenomena pembekuan air, sejumlah daerah juga mengalami salju dan hujan es, pemandangan yang jarang terjadi di kawasan gurun tersebut.
Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi menjelaskan bahwa kondisi ekstrem ini dipicu oleh masuknya massa udara dingin yang kuat dari wilayah utara, yang bertemu dengan sistem cuaca aktif dan menyebabkan suhu turun hingga di bawah titik beku. Otoritas setempat pun mengeluarkan peringatan cuaca dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko cuaca ekstrem.
Fenomena dingin ekstrem di Arab Saudi bukan kali pertama terjadi, meski tergolong langka. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah wilayah negara tersebut juga dilaporkan mengalami salju dan suhu beku akibat gelombang udara dingin musiman yang tidak biasa.
Para ahli meteorologi menilai peristiwa ini merupakan bagian dari pola cuaca global yang semakin ekstrem, di mana negara-negara di kawasan Timur Tengah hingga Asia Selatan mengalami fluktuasi suhu yang lebih tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Fenomena air yang membeku seketika itu pun menjadi perhatian internasional, sekaligus mengingatkan bahwa perubahan iklim dan dinamika atmosfer global dapat memicu peristiwa cuaca yang tidak lazim bahkan di wilayah yang selama ini dikenal sebagai kawasan panas ekstrem. (hanoum/arrahmah.id)
