Memuat...

AS Hantam Puluhan Target ISIS di Suriah, Serangan Lanjutan pasca Serangan Palmyra

Hanoum
Ahad, 15 Februari 2026 / 28 Syakban 1447 05:21
AS Hantam Puluhan Target ISIS di Suriah, Serangan Lanjutan pasca Serangan Palmyra
Serangan AS ke sejumlah posisi ISIS di Suriah. [Foto: CENTCOM]

DAMASKUS (Arrahmah.id) -- U.S. Central Command (CENTCOM) menyatakan pada 14 Februari 2026 bahwa militer Amerika Serikat (AS) melakukan 10 serangan udara terkoordinasi di berbagai bagian Suriah terhadap lebih dari 30 target yang terkait dengan kelompok militan Islamic state (ISIS), termasuk fasilitas komunikasi, penyimpanan senjata, dan jalur logistik kelompok tersebut. Serangan itu menggunakan pesawat tempur, helikopter, dan sistem tak berawak untuk menghantam sasaran secara presisi.

CENTCOM mengatakan operasi itu merupakan bagian dari kampanye yang diluncurkan setelah ISIS menyerang posisi pasukan AS di Palmyra pada 13 Desember 2025, sebuah serangan yang menewaskan dua tentara AS dan seorang penerjemah sipil. Serangan udara terbaru diarahkan untuk menekan kemampuan militan ISIS dan mencegah kebangkitan kembali kelompok tersebut di wilayah yang masih tersisa.

Dilansir AFP (14/2/2026), lebih dari 50 militan ISIS telah tewas atau ditangkap selama kampanye ini, dan ratusan lokasi terkait ISIS telah menjadi target selama lebih dari dua bulan operasi gabungan yang melibatkan pasukan AS dan sekutu lokal.

Serangan tersebut terjadi di tengah upaya Washington untuk mempertahankan tekanan militer terhadap ISIS setelah perubahan struktur kontrol wilayah di Suriah, termasuk penarikan pasukan dari pangkalan al-Tanf dan penyerahan posisi strategis kepada pasukan Suriah, sementara militer AS tetap siap merespons setiap ancaman teror yang muncul.

Pengamat keamanan menilai bahwa operasi udara AS yang berkelanjutan adalah bagian dari strategi yang lebih luas untuk memastikan ISIS tidak memulihkan kendali di kawasan Suriah, serta mendukung mitra lokal dalam menjaga stabilitas perlahan meskipun pasukan militer asing mengurangi kehadirannya secara langsung. (hanoum/arrahmah.id)

SuriahHeadlineAmerika Serikatislamic stateISIScentcom