Memuat...

Produksi Obat Lokal di Afghanistan Meningkat Setelah Larangan Impor dari Pakistan

Hanin Mazaya
Sabtu, 14 Februari 2026 / 27 Syakban 1447 19:43
Produksi Obat Lokal di Afghanistan Meningkat Setelah Larangan Impor dari Pakistan
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Menyusul larangan total impor obat-obatan dari Pakistan, produksi obat-obatan buatan lokal meningkat di Afghanistan utara.

Dengan meningkatnya produksi di pabrik-pabrik ini, jumlah pekerja juga bertambah.

Zamarg Shinwari, kepala pabrik di Balkh, mengatakan kepada Tolo News: “Berdasarkan permintaan, kami menambah jumlah staf dan meningkatkan produksi obat-obatan. Sekarang kami memproduksi dua kali lipat dari sebelumnya. Sebelumnya, kami memproduksi 3.000 item, tetapi sekarang jumlahnya meningkat menjadi antara 6.000 dan 8.000.”

Mohammad Jafar Mohammadi, seorang karyawan di pabrik tersebut, mengatakan: “Kami senang bahwa peluang kerja telah tercipta bagi kami di negara ini, dan Afghanistan secara bertahap bergerak menuju swasembada.”

Para produsen farmasi di pabrik tersebut menyatakan keyakinan mereka terhadap kualitas produk dalam negeri, dengan mengatakan bahwa obat-obatan yang diproduksi di Afghanistan memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan obat-obatan impor.

Safiullah Sharifi, seorang produsen farmasi, mengatakan: “Kami berkomitmen pada kesehatan masyarakat kami. Kami dapat dengan yakin mengatakan bahwa obat-obatan dalam negeri kami memiliki kualitas yang lebih baik daripada produk impor.”

Para pejabat di Departemen Perindustrian dan Perdagangan Balkh juga menganggap standardisasi produksi dalam negeri sebagai faktor penting dalam mengurangi impor dan meningkatkan lapangan kerja.

Saat ini, dua pabrik manufaktur farmasi beroperasi di Balkh, dan satu pabrik lagi diharapkan akan segera beroperasi. (haninmazaya/arrahmah.id)

PakistanImarah Islam Afghanistanobat-obatanimpor