Memuat...

Brigade al-Qassam Lancarkan Serangan Terpadu di Gaza, Klaim Tewaskan dan Melukai Prajurit 'Israel'

Zarah Amala
Jumat, 15 Agustus 2025 / 22 Safar 1447 10:00
Brigade al-Qassam Lancarkan Serangan Terpadu di Gaza, Klaim Tewaskan dan Melukai Prajurit 'Israel'
Foto: tangkapan video

GAZA (Arrahmah.id) - Brigade al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengumumkan pada Rabu (13/8/2025) bahwa mereka melancarkan sebuah penyergapan terpadu terhadap pasukan 'Israel' di selatan lingkungan al-Zaitoun, bagian selatan Kota Gaza. Dalam operasi itu, para pejuangnya menargetkan pasukan musuh dengan roket anti-tank dan senjata otomatis, di tengah upaya besar-besaran 'Israel' untuk menduduki kota tersebut.

Menurut keterangan al-Qassam, pasukannya meledakkan dua ranjau yang dipasang di ruang kemudi dua kendaraan pengangkut personel, lalu menembakkan peluru kendali “Yassin 105” ke sebuah kendaraan lapis baja tipe Namer.

Saat menarik diri dari lokasi penyergapan di al-Zaitoun, para pejuang al-Qassam juga menargetkan dua rumah yang dijadikan tempat berlindung tentara 'Israel'. Mereka mengklaim berhasil menimbulkan korban tewas dan luka di pihak 'Israel'.

Sebelumnya, al-Qassam juga melaporkan telah menyerang sebuah tank Merkava dengan peluru kendali “Yassin 105” di selatan al-Zaitoun, serta menghantam tank Merkava 4 dan buldoser lapis baja “D9” dengan senjata yang sama di Jalan 8, wilayah yang sama di Kota Gaza.

Sementara itu, Saraya al-Quds, sayap militer Jihad Islam Palestina, menyatakan telah meledakkan dua kendaraan militer 'Israel' dengan ranjau anti-armor di al-Zaitoun pada hari yang sama.

Pengerahan Militer 'Israel'

Perkembangan ini terjadi bersamaan dengan penghancuran besar-besaran kawasan permukiman dan terus bertambahnya konsentrasi pasukan 'Israel' di perbatasan Gaza.

Kantor Menteri Pertahanan 'Israel' mengumumkan bahwa Yisrael Katz telah mengadakan pertemuan dengan Kepala Staf Eyal Zamir dan para komandan militer, di mana dibahas rencana eksekusi keputusan kabinet kecil untuk menguasai Kota Gaza, yang akan disahkan pada Ahad (17/8).

Dalam pernyataannya, Katz menegaskan tekad Israel untuk mengalahkan Hamas, membebaskan seluruh “sandera”, dan mengakhiri perang.

Harian Maariv melaporkan bahwa militer 'Israel' mempersiapkan operasi di Kota Gaza yang akan dimulai pada akhir September mendatang. Diperkirakan pergerakan di dalam kota akan berjalan lambat dan berlangsung setidaknya selama beberapa bulan.

Sumber militer menyebutkan jadwal operasi yang disiapkan tidak sesuai dengan harapan pimpinan politik, yang mendorong militer agar bergerak cepat dan agresif dengan tembakan masif dan pengerahan besar-besaran pasukan.

Diperkirakan ribuan tentara cadangan Israel akan menerima panggilan darurat dalam beberapa hari ke depan. (zarahamala/arrahmah.id)