BEIJING (Arrahmah.id) - Sumber-sumber mengatakan kepada Tolo News bahwa delegasi beranggotakan lima orang dari Imarah Islam Afghanistan sedang menuju Cina untuk melakukan pembicaraan damai dengan Pakistan.
Delegasi tersebut termasuk perwakilan dari beberapa lembaga: Mohibullah Wasiq dan Abdulhai Qanit dari Kementerian Luar Negeri, Arifullah dari Kementerian Dalam Negeri, Ruhullah Omar dari Kementerian Pertahanan, dan Yahya Takal dari Direktorat Jenderal Intelijen.
Pembicaraan damai dengan Pakistan dijadwalkan akan berlangsung di Urumqi, di bawah naungan Beijing.
Sementara itu, pihak Pakistan belum secara resmi mengungkapkan nama-nama anggota delegasinya, tetapi beberapa media melaporkan bahwa pejabat setingkat wakil menteri termasuk di dalamnya.
Sejauh ini, baik Imarah Islam maupun pemerintah Pakistan belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pembicaraan ini.
Pembicaraan ini dilakukan setelah putaran negosiasi sebelumnya antara pihak Afghanistan dan Pakistan di Qatar, Turki, dan Arab Saudi gagal membuahkan hasil.
Kedua pihak telah mengumumkan gencatan senjata selama hari raya Idul Fitri. Namun, pasukan Pakistan terus melakukan serangan artileri dan rudal di Kunar dan beberapa provinsi lainnya, yang belum berhenti.
Akibat serangan-serangan ini, sekitar 9.000 keluarga telah mengungsi di Kunar saja. (haninmazaya/arrahmah.id)
