Memuat...

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Satu Warga Tewas dan Sejumlah Bangunan di Manado Rusak

Ameera
Kamis, 2 April 2026 / 14 Syawal 1447 15:23
Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Satu Warga Tewas dan Sejumlah Bangunan di Manado Rusak
Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Satu Warga Tewas dan Sejumlah Bangunan di Manado Rusak

MANADO (Arrahmah.id) - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi (2/4/2026). Dampak gempa tersebut dirasakan hingga Manado dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan sejumlah bangunan.

Kapolresta Manado, Kombes Irham Halid, mengungkapkan bahwa gempa yang awalnya terdeteksi berkekuatan 7,3 magnitudo itu mengakibatkan runtuhnya Gedung Olahraga KONI Sario di wilayah Manado.

“Runtuhan gedung tersebut menimpa warga yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujar Irham Halid dalam siaran Breaking News Metro TV.

Akibat peristiwa tersebut, seorang perempuan berusia 71 tahun yang diketahui merupakan penjual jajanan di sekitar lokasi meninggal dunia. Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Utara.

Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan, termasuk beberapa gedung tinggi dan rumah sakit. Di antaranya adalah Rumah Sakit Advent dan Siloam yang dilaporkan mengalami retakan pada bagian dinding.

Pihak kepolisian juga mencatat adanya korban luka. Salah satunya adalah Hadi Setiawan (54), yang mengalami luka pada bagian kaki akibat tertusuk paku dari puing-puing bangunan yang runtuh di lokasi kejadian.

Sementara itu, korban lainnya, Rini Parlan, warga Sario yang berada di dalam bangunan saat gempa terjadi, nekat melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri. Beruntung, setelah mendapatkan pemeriksaan medis, ia dinyatakan tidak mengalami patah tulang, hanya mengalami benturan ringan akibat jatuh.

Hingga saat ini, aparat bersama tim terkait masih terus melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan serta korban akibat gempa tersebut. Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

(ameera/arrahmah.id)