Memuat...

Dua Warga 'Israel' Terluka dalam Serangan Tabrak Mobil dekat Bethlehem

Zarah Amala
Rabu, 1 Oktober 2025 / 10 Rabiulakhir 1447 12:13
Dua Warga 'Israel' Terluka dalam Serangan Tabrak Mobil dekat Bethlehem
Setidaknya dua warga 'Israel' terluka dalam operasi penabrakan mobil di dekat Persimpangan Al-Khader antara Yerusalem dan Betlehem. (Foto: rekaman video)

TEPI BARAT (Arrahmah.id) - Sedikitnya dua warga 'Israel' terluka dalam serangan tabrak mobil di dekat persimpangan Al-Khader, antara Yerusalem dan Bethlehem, Tepi Barat, Selasa (30/9/2025). Tentara 'Israel' menembak mati pelaku, menurut laporan Al Jazeera Arabic.

Kantor berita resmi Palestina, WAFA, melaporkan militer 'Israel' langsung menutup seluruh akses utama dan sekunder menuju wilayah Bethlehem, termasuk persimpangan Al-Khader, Nashash, pintu timur Kota Al-Khader, pintu barat Kota Beit Jala, serta jalur menuju Tuqu’ dan desa-desa lain.

Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi korban tewas adalah Muhammad Awad Diriya (32), warga Beit Fajjar, selatan Bethlehem. Media 'Israel', Times of Israel, menyebut salah satu korban luka dalam kondisi serius, dan seorang perwira cadangan 'Israel' yang tidak bertugas menembak mati pelaku.

Gerakan Perlawanan Islam Hamas menyebut serangan itu sebagai pesan bahwa rakyat Palestina tidak akan diam menghadapi “kejahatan pendudukan”, mulai dari genosida di Gaza hingga pembunuhan, penangkapan, pengusiran, dan penghancuran rumah di Tepi Barat. Hamas menegaskan “darah syuhada akan menjadi jalan menuju kebebasan”.

Serangan serupa terjadi dua hari sebelumnya di persimpangan Jit, Tepi Barat utara, yang menewaskan seorang tentara 'Israel'.

Pada hari yang sama, pasukan 'Israel' melanjutkan penggerebekan di Desa Madama, selatan Nablus, selama 13 jam. Kepala dewan desa Abdullah Ziada mengatakan tiga rumah diubah menjadi barak militer, lima keluarga diusir, dan tiga pos pemeriksaan militer didirikan di pintu masuk desa. Warga dicegah keluar rumah, toko-toko dipaksa tutup, dan sejumlah pemuda dipukuli serta ditahan.

Di Jenin, tentara 'Israel' menyerbu Kota Anin pada Selasa dini hari, menggeledah rumah, serta menahan dan memukuli sejumlah pemuda di jalanan. Sementara itu, di dekat Ramallah, kepala sekolah SMA Al-Mughayyir, Bassam Abu Assaf, ditahan di pos pemeriksaan dan diperlakukan kasar.

Serangan Pemukim

WAFA juga melaporkan sekelompok pemukim ilegal menyerang Khirbet Tana, timur Beit Furik, Nablus. Mereka menahan 12 pemuda di masjid, menembaki mereka, serta merampas telepon dan dompet. Tentara 'Israel' tiba kemudian, ikut memukuli para pemuda, dan baru membebaskan mereka setelah lebih dari empat jam.

Di Hebron (Al-Khalil), otoritas 'Israel' menutup Masjid Ibrahimi untuk jamaah Muslim sejak Selasa hingga Kamis malam dengan dalih perayaan hari raya Yahudi. Kementerian Wakaf Palestina mengecam keputusan itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kebebasan beribadah dan bagian dari kebijakan sistematis menargetkan masjid tersebut. (zarahamala/arrahmah.id)