Memuat...

Fazal Ur Rehman Mengatakan Garis Durand Tidak Dapat Diterima oleh Afghanistan

Hanin Mazaya
Rabu, 16 Juli 2025 / 21 Muharam 1447 20:07
Fazal Ur Rehman Mengatakan Garis Durand Tidak Dapat Diterima oleh Afghanistan
(Foto: Tolo News)

PESHAWAR (Arrahmah.id) - Fazal ur Rehman, pemimpin Jamiat Ulema-e-Islam Pakistan, mengatakan dalam sebuah pertemuan suku di Peshawar bahwa klaim Islamabad atas Garis Durand sebagai perbatasan tidak dapat diterima dari sudut pandang Afghanistan.

Dia memperingatkan bahwa tidak ada negara yang boleh mengambil tindakan sepihak di sepanjang garis ini.

Dia menyatakan: "Siapapun yang mengatakan bahwa Garis Durand adalah sebuah perbatasan, ini adalah pernyataan sepihak dan tidak dapat diterima oleh Afghanistan. Saya harus mengatakan bahwa di wilayah ini, baik Pakistan maupun Afghanistan tidak boleh bertindak secara sepihak."

Beberapa analis politik percaya bahwa pernyataan ini dapat menciptakan tekanan politik internal di Pakistan untuk mempertimbangkan kembali kebijakan perbatasannya, lansir Tolo News (16/7/2025).

Analis politik Saleem Paigir mengatakan: “Pernyataan Fazal ur Rehman dapat menimbulkan tekanan politik terhadap pemerintah Pakistan, membuat mereka lebih berhati-hati dan memperhatikan reaksi Afghanistan ketika membuat keputusan di sisi lain Garis Durand.”

Analis militer Kamran Aman mengatakan: "Pakistan selalu mengklaim bahwa negara-negara lain telah mengakui garis ini. Mereka menegaskan bahwa itu bukan garis imajiner tetapi garis resmi. Namun, rakyat Afghanistan tidak pernah menerimanya, dan tidak ada orang Afghanistan atau pemerintah yang berani memberikannya sebagai konsesi."

Garis Durand telah menjadi salah satu masalah yang paling diperdebatkan dan belum terselesaikan antara Kabul dan Islamabad selama beberapa dekade dan kadang-kadang menyebabkan hubungan yang tegang dan bentrokan antara kedua belah pihak. (haninmazaya/arrahmah.id)