Memuat...

Kekerasan “Israel” Menyebar ke Seluruh Tepi Barat, 5 Warga Palestina Syahid

Zarah Amala
Selasa, 30 Januari 2024 / 19 Rajab 1445 07:01
Kekerasan “Israel” Menyebar ke Seluruh Tepi Barat, 5 Warga Palestina Syahid
Pasukan pendudukan “Israel” menyerbu beberapa kota Palestina di Tepi Barat yang diduduki. (Foto: melalui WAFA)

TEPI BARAT (Arrahmah.id) - Lima warga Palestina, termasuk seorang anak, dibunuh oleh pasukan “Israel” dalam serangan militer mereka di beberapa wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Ramallah

Seorang pemuda Palestina terbunuh pada Senin (29/1/2024) oleh pasukan pendudukan “Israel” selama konfrontasi yang terjadi di kota Silwad, sebelah timur Ramallah.

Kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan bahwa Ubaida Hassan Abdel Rahman Hamed (18) syahid setelah ditembak di bagian dada dengan peluru tajam.

Jenazah warga Palestina yang terbunuh dipindahkan ke Kompleks Medis Ramallah.

Betlehem

Pasukan pendudukan “Israel” membunuh seorang anak Palestina di kota Tuqu, tenggara Betlehem, pada Senin pagi (29/1). 

WAFA melaporkan bahwa Rani Yasser Khalaf al-Shaer (16) tewas akibat peluru tajam menyusul konfrontasi yang pecah di daerah Khirbet Al-Deir selama serangan militer “Israel”. 

Menurut direktur kotamadya Tuqu', Tayseer Abu Mufarreh, pasukan pendudukan “Israel” tidak mengizinkan kru ambulans untuk mencapai jenazah al-Shaer.

Jenin 

Seorang pemuda Palestina dibunuh pada Senin (29/1) oleh pasukan pendudukan “Israel” di kota Al-Yamoun, sebelah barat Jenin.

Koresponden WAFA mengatakan Thaer Naeem Hamo (21) syahid setelah ditembak di bagian perut dengan peluru tajam.

Selain itu, pasukan pendudukan “Israel” menggerebek beberapa rumah, menggeledahnya, dan menyerang penghuninya, di tengah konfrontasi dengan kelompok Perlawanan Palestina.

Dua Tewas di Dura

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan pada Senin (29/1) bahwa seorang pemuda Palestina telah syahid karena luka yang dideritanya akibat tembakan “Israel” di kota Dura, selatan Hebron (Al-Khalil).

Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Muhannad Ismail Al-Fasfous (18) meninggal akibat luka kritis yang dideritanya setelah pasukan pendudukan “Israel” menembak dadanya.

Sebelumnya pada Senin (29/1), Moataz Mahmoud Atbeish (30) syahid akibat luka serius di kepala. 

Menurut WAFA, pasukan “Israel” telah menyerbu kota tersebut dengan bala bantuan militer, sehingga memicu konfrontasi.

Militer “Israel” dilaporkan menembakkan peluru tajam, peluru logam berlapis karet, granat setrum, dan gas ke arah warga. (zarahamala/arrahmah.id)