Memuat...

Kekurangan minyak, Houtsi ancam putus akses internet ke Yaman

Fath
Kamis, 23 Juli 2020 / 3 Zulhijah 1441 10:01
Kekurangan minyak, Houtsi ancam putus akses internet ke Yaman
Seorang pekerja minyak Yaman melihat ke kilang minyak Aden setelah diaktifkan kembali pada 5 September 2016, setelah setahun penutupan karena konflik yang sedang berlangsung [SALEH AL-OBEIDI / AFP / Getty Images]

SANA'A (Arrahmah.com) - Teroris Syiah Houtsi mengancam akan memutus akses internet ke Yaman sebagai akibat dari kekurangan minyak dan berlanjutnya blokade kapal oleh koalisi Arab yang dipimpin Saudi.

Kementerian Komunikasi Houtsi mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Perusahaan-perusahaan telekomunikasi dan pos menghadapi kekurangan turunan minyak karena perebutan kapal-kapal bahan bakar, yang dicegah memasuki pelabuhan Al-Hudaydah yang dikuasai Houtsi."

Pernyataan itu memperingatkan gangguan yang terjadi pada jaringan telekomunikasi dan internet di Yaman sebagai akibat dari kurangnya turunan minyak, yang sangat penting untuk mengoperasikan menara dan stasiun telekomunikasi, di samping akses internet di semua situs utama.

Awal bulan ini, pemerintah Yaman yang didukung Saudi menyetujui masuknya empat kapal minyak ke pelabuhan Al-Hudaydah, atas permintaan utusan PBB Martin Griffiths. Mereka menuduh Houtsi mencegah masuknya bahan bakar ke daerah-daerah di bawah kendalinya, memperdalam penderitaan warga Yaman, sembari mempromosikan perdagangan pasar gelap untuk meningkatkan pendapatan.

(fath/arrahmah.com)