Memuat...

Kini Giliran Prancis dan Inggris Serang ISIS, Gudang Senjata Dihancurkan

Hanoum
Senin, 5 Januari 2026 / 16 Rajab 1447 07:07
Kini Giliran Prancis dan Inggris Serang ISIS, Gudang Senjata Dihancurkan
Angkatan Udara Kerajaan Inggris mengambil bagian dalam operasi serangan gabungan dengan Prancis di fasilitas bawah tanah ISIS di Suriah pada 3 Januari 2026. [Foto: Kementerian Pertahanan Inggris melalui AFP]

PALMYRA (Arrahmah.id) -- Inggris dan Prancis bersama-sama melakukan serangan di Suriah pada Sabtu (3/1/2026) malam di sebuah situs bawah tanah yang diyakini digunakan oleh kelompok militan Islamic State (ISIS), ungkap Kementerian Pertahanan Inggris.

Serangan ini, seperti dilansir Al Jazeera (4/1), terjadi di pegunungan di utara kota kuno Palmyra, di Suriah tengah, terhadap fasilitas ISIS yang merupakan gudang senjata, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

“Target berhasil dicapai”

Pesawat Inggris menggunakan bom berpemandu Paveway IV untuk menyerang beberapa terowongan akses menuju fasilitas tersebut. Penilaian rinci saat ini sedang dilakukan, namun indikasi awal menunjukkan bahwa target berhasil mengenainya, tanpa menyebutkan secara spesifik peran pesawat Prancis tersebut.

“Tidak ada indikasi bahwa serangan ini menimbulkan risiko bagi warga sipil, dan semua pesawat kami kembali dengan selamat,” kata kementerian tersebut.

“Tindakan ini menunjukkan kepemimpinan Inggris dan tekadnya untuk berdiri bersama sekutunya dan membasmi kebangkitan ISIS serta ideologi berbahaya dan kekerasannya di Timur Tengah,” Menteri Pertahanan Inggris John Healey menyambut baik dalam siaran pers yang sama. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

SuriahHeadlineprancisislamic stategudang senjataISISingris