Memuat...

PBB Resmi Nyatakan Kelaparan di Gaza, Separuh Juta Warga Hadapi Ancaman Kematian

Zarah Amala
Sabtu, 23 Agustus 2025 / 30 Safar 1447 10:01
PBB Resmi Nyatakan Kelaparan di Gaza, Separuh Juta Warga Hadapi Ancaman Kematian
Kelaparan dinyatakan secara resmi terjadi di Gaza City dan wilayah sekitarnya. (Foto: QNN)

GAZA (Arrahmah.id) - Untuk pertama kalinya, kelaparan dinyatakan secara resmi terjadi di Gaza City dan wilayah sekitarnya. Laporan terbaru dari Integrated Food Security Phase Classification (IPC), lembaga pemantau kelaparan global yang didukung PBB, menyebutkan bahwa kondisi di wilayah itu telah mencapai Tahap 5, tingkat tertinggi, yang ditandai dengan kelaparan, penderitaan ekstrem, dan kematian.

Menurut laporan yang dirilis Jumat pagi (22/8/2025), sekitar 500 ribu warga Palestina yang sebagian besar pengungsi kini hidup dalam kondisi kelaparan akut di Gaza City dan sekitarnya. IPC juga memproyeksikan bahwa kondisi serupa akan segera meluas ke Deir al-Balah di Gaza Tengah serta Khan Yunis di Gaza Selatan sebelum akhir September.

Sebelumnya, IPC hanya memperingatkan kelaparan “segera terjadi” di Gaza, namun kini pernyataan resmi telah dikeluarkan.

Data krisis pangan di Gaza saat ini:

  • 1,07 juta orang (54% populasi) berada di kondisi darurat (Tahap 4).

  • 396 ribu orang (20%) dalam kondisi krisis (Tahap 3).

  • 132 ribu anak di bawah 5 tahun diperkirakan menderita gizi buruk akut hingga Juni mendatang.

    • Termasuk 41 ribu kasus parah dengan risiko kematian tinggi.

  • 55.500 ibu hamil dan menyusui membutuhkan bantuan nutrisi segera.

IPC menegaskan, sebagian besar warga Gaza kini hanya bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi sangat rendah, baik dari sisi jumlah maupun kualitas. Persediaan makanan medis untuk mengatasi gizi buruk pun hampir habis karena pembatasan masuknya bantuan.

Deklarasi kelaparan ini dibuat setelah tiga kriteria utama terpenuhi; minimal 20% rumah tangga tidak memiliki akses pangan sama sekali, setidaknya 30% anak-anak menderita gizi buruk akut serta dua dari setiap 10 ribu orang meninggal setiap hari akibat kelaparan langsung.

“Setelah 22 bulan konflik tanpa henti, lebih dari setengah juta orang di Jalur Gaza menghadapi kondisi bencana yang ditandai dengan kelaparan, penderitaan, dan kematian,” tulis IPC dalam laporannya. (zarahamala/arrahmah.id)