Memuat...

Radio di Jerman dan Finlandia akan mengudarakan murotal Al-Qur'an

Siraaj
Sabtu, 28 Februari 2015 / 10 Jumadilawal 1436 22:26
Radio di Jerman dan Finlandia akan mengudarakan murotal Al-Qur'an
Radio di Jerman dan Finlandia akan mengudarakan murotal Al-Qur'an

(Arrahmah.com) - Untuk pertama kalinya, stasiun radio di Jerman dan Finlandia mengumumkan rencana untuk mengudarakan lantutan ayat suci Al-Qur'an dalam sesi mingguan disertai terjemahan dan tafsirnya untuk membantu orang-orang lebih mengetahui tentang Islam, lansir OnIslam pada Sabtu (28/2/2015).

"Sangat senang mendengar terjemahan saya akan dibacakan," kata Professor Jaakko Hämeen-Anttila, yang menerjemahkan Al-Qur'an ke dalam bahasa Finlandia, kepada Radio Yle 1.

"Yang penting adalah bawah Al-Qur'an dibaca secara keseluruhan, dan tidak hanya ayat-ayat yang dipilih yang menunjukkan bahwa Islam itu buruk dan kekerasan atau baik dan indah. Semua bahan text telah disajikan bagi para pendengar untuk dikaji," tambahnya.

Hämeen-Anttila berbicara setelah memutuskan sebuah proyek dengan studio distrik Pasila dari Perusahaan Broadcasting Finlandia Yle untuk menyiarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an.

Proyek tersebut adalah seri acara radio yang akan menyiarkan bacaan Al-Qur'an dari halaman ke halaman selama durasi setengah jam.

Setiap pembacaan akan dimulai dengan diskusi antara Imam Anas Hajjar, dan seorang tokoh komunitas Muslim Finlandia, Professor Hämeen-Anttila.

Diskusi tersebut akan mengungkapkan konteks sejarah dan keagamaan dari ayat yang dibacakan.

Menurut Hämeen-Anttila, mereka mendiskusikan "segala hal yang berada di antara langit dan bumi" pada saat sesi tersebut, termasuk peran setan dan juga pedoman bagi laki-laki untuk berakhlak terhadap perempuan.

Selain di Finlandia, program serupa juga akan diluncurkan oleh Radio Deutschland pada bulan Maret.

Dengan judul "Al-Qur'an menyatakan", program mingguan tersebut akan dimulai pada 6 Maret mendatang pukul 9:55 waktu setempat, menurut direktur radio Jerman Willi Steul kepda Süddeutsche Zeitung, seperti dilansir OnIslam.

Rencananya, seseorang akan membacakan ayat Al-Qur'an yang akan diikuti dengan tafsir dari ulama Islam.

Program ini diharapkan dapat membantu warga Jerman dan Finlandia untuk lebih memahami Islam dengan benar. (siraaj/arrahmah.com)