Memuat...

Ribuan Warga Irak Siap Bela Iran Jika Perang dengan AS

Hanoum
Selasa, 10 Februari 2026 / 23 Syakban 1447 08:59
Ribuan Warga Irak Siap Bela Iran Jika Perang dengan AS
Ribuan orang di Irak telah menandatangani janji untuk menjadi sukarelawan membela Iran jika terjadi kemungkinan serangan AS terhadap Iran. [Foto: X]

BAGHDAD (Arrahmah.id) -- Ribuan warga Irak dilaporkan menyatakan kesiapan membela Iran apabila konflik bersenjata pecah dengan Amerika Serikat. Gelombang dukungan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik kawasan Timur Tengah, sekaligus mencerminkan kuatnya solidaritas sebagian kelompok masyarakat Irak terhadap Teheran.

Dilansir Middle East Eye (8/2/2026), hampir 5.000 warga Irak disebut telah menandatangani sumpah untuk membantu Iran tanpa meminta kompensasi apabila terjadi perang dengan AS. Deklarasi tersebut dikabarkan melibatkan sejumlah simpatisan milisi dan kelompok masyarakat yang memiliki kedekatan ideologis serta historis dengan Iran.

Sejumlah analis keamanan menilai fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari hubungan kompleks Irak–Iran yang telah terjalin lama, termasuk kerja sama militer dan keamanan dalam menghadapi kelompok bersenjata di kawasan. Pemerintah Irak sebelumnya diketahui pernah menjalin koordinasi intelijen bersama Iran dan negara regional lain untuk menghadapi ancaman ekstremisme bersenjata, yang memperlihatkan eratnya jaringan keamanan di wilayah tersebut.

Namun demikian, para pengamat menilai deklarasi dukungan warga belum tentu mencerminkan sikap resmi negara Irak. Pemerintah Baghdad selama ini berupaya menjaga keseimbangan hubungan diplomatik dengan berbagai pihak, termasuk AS dan negara tetangga, guna mempertahankan stabilitas regional dan menghindari eskalasi konflik terbuka.

Di sisi lain, ketegangan antara AS dan Iran telah lama memengaruhi dinamika politik serta keamanan Irak. Washington sebelumnya memperingatkan negara-negara tetangga, termasuk Iran, agar tidak mencampuri proses politik dan keamanan di Irak, yang menunjukkan sensitifnya pengaruh regional terhadap kondisi domestik negara tersebut.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Irak maupun Iran terkait jumlah pasti relawan yang siap terlibat dalam konflik. Meski demikian, meningkatnya mobilisasi dukungan warga diperkirakan dapat memperumit situasi keamanan di kawasan apabila ketegangan geopolitik berubah menjadi konfrontasi militer terbuka. (hanoum/arrahmah.id)

IranHeadlineAmerika SerikatIraksukarelawan