Memuat...

Tank Merkava 'Israel' Luluh Lantak Digempur Al Qassam di Gaza

Hanoum
Kamis, 24 Juli 2025 / 29 Muharam 1447 04:18
Tank Merkava 'Israel' Luluh Lantak Digempur Al Qassam di Gaza
Potongan gambar dari video serangan jarak dekat Hamas terhadap tank Merkava Israel. [Foto: X]

GAZA (Arrahmah.id) -- Brigade Al Qassam, sayap militer kelompok perlawanan Palestina Hamas, mengumumkan pejuangnya berhasil meluluhlantakan sebuah APC 'Israel' dan sebuah tank Merkava 'Israel' di sebelah tenggara Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah pada Selasa (23/7/2025).

Dilansir Al Jazeera (23/7), Al Qassam mengatakan para pejuangnya menargetkan APC 'Israel' dengan rudal "Al-Yasin 105" di dekat persimpangan Abu Houli, sebelah tenggara Deir al-Balah.

Sebagai bagian dari operasi yang sedang berlangsung melawan tentara pendudukan 'Israel', Al Qassam juga mengumumkan pejuangnya menargetkan sebuah tank 'Israel' "Merkava" dengan rudal "Al-Yasin 105" di daerah Syalihat Al-Ja’farawi, sebelah tenggara kota Deir Al-Balah.

Setelah tank 'Israel' menjadi sasaran, sebuah helikopter Israel mendarat untuk melakukan evakuasi.

Sementara itu, media 'Israel' mengkonfirmasi bahwa seorang tentara terluka parah hari ini ketika sebuah tank Merkava menjadi sasaran rudal anti-peluru kendali di Deir al-Balah.

Patut dicatat bahwa pasukan pendudukan 'Israel' memulai operasi militer di Deir al-Balah.

Perlawanan Palestina terus menimbulkan kerugian bagi pasukan pendudukan 'Israel', dan dalam perkembangan terakhir, tentara pendudukan mengumumkan kematian salah satu tentaranya selama pertempuran di Jalur Gaza selatan.

Tentara 'Israel' terluka di Jalur Gaza selatan dan tengah, dalam operasi yang dilakukan oleh perlawanan Palestina.

Sebanyak lima tentara terluka ketika sebuah peluru jatuh di sebuah kamp tentara di Jalur Gaza selatan, dua di antaranya dalam kondisi serius, menurut situs web 'Israel'.

Sementara itu, tentara 'Israel' mengumumkan bahwa dua tentara terluka di pusat Jalur Gaza ketika sebuah bom yang mereka bawa meledak. Seorang tentara dari Brigade Golani terluka parah dalam sebuah bentrokan di pusat Jalur Gaza.

Kepala Staf Angkatan Darat 'Israel', Eyal Zamir, mengakui bahwa 'Israel' membayar harga yang mahal untuk perang di Jalur Gaza.

Namun dia menyatakan, "Kami terus bekerja untuk mencapai tujuan perang, termasuk kembalinya orang-orang yang diculik dan penghancuran Hamas." (hanoum/arrahmah.id)