Memuat...

Tiga Tentara 'Israel' Tewas dalam Insiden “Sulit” di Khan Yunis, Brigade Al-Qassam Klaim Serangan Terencana

Zarah Amala
Senin, 28 Juli 2025 / 4 Safar 1447 10:04
Tiga Tentara 'Israel' Tewas dalam Insiden “Sulit” di Khan Yunis, Brigade Al-Qassam Klaim Serangan Terencana
Sekelompok tentara 'Israel' terjebak dalam penyergapan di Gaza. (Foto: rekaman video)

GAZA (Arrahmah.id) - Jumlah tentara 'Israel' yang tewas dalam insiden yang mereka sebut sebagai "insiden keamanan yang sulit" di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, meningkat menjadi tiga orang, menurut laporan media 'Israel'.

Militer 'Israel' sejauh ini baru mengakui kematian seorang perwira dan seorang prajurit dari Brigade Golani, yang tewas akibat ledakan alat peledak di kawasan tersebut pada Sabtu (26/7/2025).

Surat kabar 'Israel' Yedioth Ahronoth mengutip sumber militer yang menyatakan bahwa kedua tentara tersebut tewas saat sebuah alat peledak ditempelkan pada kendaraan pengangkut personel lapis baja (APC) di Khan Yunis. Sumber tersebut juga menambahkan bahwa seorang perwira lainnya mengalami luka-luka dalam ledakan itu.

Media 'Israel' mencatat bahwa korban jiwa tersebut tidak termasuk personel yang mungkin tewas saat melakukan operasi teknik (engineering operations) di dalam wilayah Gaza.

Al-Qassam Klaim Serangan Terkoordinasi

Pada Sabtu (26/7), militer 'Israel' mengumumkan bahwa mereka telah memperluas operasi militernya di Khan Yunis dan mengklaim telah “menghabisi sejumlah pejuang” di kota itu.

Namun, Brigade Al-Qassam mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan dua kendaraan lapis baja 'Israel' menggunakan alat peledak yang ditanam langsung di dalam kokpit kendaraan. Setelah kendaraan terbakar, kendaraan ketiga dihantam rudal Yassin 105 di wilayah Abasan al-Kabira, sebelah timur Khan Yunis.

Menurut Al-Qassam, para pejuangnya menyaksikan sebuah buldoser militer 'Israel' mencoba mengubur kendaraan yang terbakar guna memadamkan api, sementara helikopter militer mendarat di dekat lokasi untuk mengevakuasi korban yang terluka.

Penyergapan Mematikan dan Sensor Ketat

Media 'Israel' melaporkan bahwa satuan militer 'Israel' masuk ke dalam penyergapan yang telah dipersiapkan oleh para pejuang perlawanan di Khan Yunis. Insiden ini digambarkan sebagai “sangat serius”, bahkan muncul seruan publik untuk mendoakan keselamatan para tentara yang terlibat.

Meski militer 'Israel' memberlakukan sensor ketat atas pemberitaan detail operasi tersebut, beberapa media melaporkan bahwa sebuah kendaraan tempur Nimar dihantam oleh alat peledak.

Laporan tersebut juga menyebut bahwa para pejuang perlawanan keluar dari sebuah terowongan, menempelkan alat peledak pada kendaraan lapis baja jenis Tiger, lalu mundur tanpa diketahui. Ledakan ini menewaskan sedikitnya empat tentara 'Israel' dan melukai beberapa lainnya dalam kondisi serius. (zarahamala/arrahmah.id)