KANDAHAR (Arrahmah.id) - Hampir 1.000 rumah rusak akibat banjir di Kandahar dan Helmand menyusul hujan lebat baru-baru ini, yang juga menghancurkan ribuan jerib lahan pertanian dan kebun serta menewaskan dua orang.
Najibullah Rahmani, juru bicara manajemen bencana di Kandahar, mengatakan: “Akibat hujan lebat dan banjir semalam, 585 keluarga terdampak di pusat kota dan distrik-distrik sekitarnya.”
Mohammad Hanif Haqmal, juru bicara departemen pertanian Kandahar, mengatakan: “Sebagian besar kerusakan terjadi di enam zona distrik Zhari, di mana sekitar 33.000 jerib lahan pertanian telah hancur.”
Banjir juga menyebabkan kerugian finansial bagi warga di provinsi Zabul dan Uruzgan, lansir Tolo News (3/4/2026).
Mereka yang terdampak banjir meminta bantuan kepada pihak berwenang.
Seorang warga Kandahar, Abdul Manan, mengatakan: “Semua barang-barang saya hanyut terbawa air. Saya hanya bisa menyelamatkan beberapa barang. Saya meminta pemerintah untuk membantu kami.”
Warga lainnya, Mohammad, mengatakan: “Ada banyak air di daerah ini, dan karena hujan, rumah-rumah kami terendam banjir. Rumah-rumah di sini adalah rumah lumpur tua, dan kondisi ekonomi masyarakat di sini lemah.”
Para pejabat mengatakan upaya bantuan darurat telah dimulai, dan ratusan orang diselamatkan dari banjir di Kandahar dan Helmand tadi malam. (haninmazaya/arrahmah.id)
