Memuat...

Kantor-kantor Baru Pusat Izin Konstruksi Dibuka di Seluruh Afghanistan

Hanin Mazaya
Jumat, 23 Januari 2026 / 5 Syakban 1447 19:19
Kantor-kantor Baru Pusat Izin Konstruksi Dibuka di Seluruh Afghanistan
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Direktorat Jenderal Kotamadya menyatakan telah meluncurkan pusat izin konstruksi di beberapa provinsi untuk mencegah pembangunan gedung-gedung yang tidak sesuai standar.

Menurut para pejabat, pusat-pusat ini bertujuan untuk memastikan bangunan dibangun berdasarkan standar perencanaan kota dan dengan pengawasan teknis yang tepat.

Faiz Mohammad Ghazang, kepala departemen anggaran kotamadya, mengatakan: "Cabang ini dibuat untuk mempermudah layanan bagi warga. Pemilik rumah tidak perlu lagi mengunjungi departemen terpisah untuk layanan listrik, pemadam kebakaran, dan air. Semuanya akan diproses di sini. Semua prosedur hukum untuk pembangunan gedung sekarang akan memakan waktu hingga 15 hari."

Pusat izin konstruksi telah didirikan di beberapa provinsi dan direncanakan untuk diperluas ke semua wilayah, lansir Tolo News (23/1/2026).

Di provinsi tingkat pertama dan kedua, pusat-pusat tersebut akan beroperasi di bawah kotamadya, sedangkan di provinsi tingkat ketiga, pusat-pusat tersebut akan berfungsi di bawah Kementerian Pembangunan Perkotaan dan Perumahan.

Kotamadya Herat mengatakan pusat baru ini akan membantu mencegah bangunan yang tidak sesuai standar dan tidak terencana, terutama di dekat situs bersejarah.

Nasir Armal, juru bicara Pemerintah Kota Herat, menyatakan: "Bagi mereka yang membangun di kota tua, tinggi bangunan yang diizinkan adalah tujuh meter."

Bashir Ahmad Wahidyār, perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran Herat, mengatakan: "Standar keselamatan kebakaran sering diabaikan dalam desain bangunan. Ini termasuk rumah tinggal, gedung tinggi, dan pabrik industri. Standar ini harus dipatuhi di semua sektor."

Insinyur konstruksi Ahmad Rishad Safi menambahkan: "Banyak kota memiliki budaya dan arsitektur tradisional yang tidak boleh hilang. Aspek budaya harus dipertimbangkan untuk melestarikan struktur bersejarah ini."

Menurut para pejabat, konstruksi yang tidak teratur dan tidak standar telah menjadi masalah serius di banyak kota selama dua dekade terakhir.

Di Herat, bangunan-bangunan seperti itu, terutama yang berada di dekat situs bersejarah, telah secara signifikan merusak integritas arsitektur situs-situs tersebut. (haninmazaya/arrahmah.id)

Imarah Islam Afghanistanpusat izin konstruksi