Memuat...

Prabowo di WEF Swiss: Produksi Makan Bergizi Gratis Segera Lampaui McDonald’s

Ameera
Jumat, 23 Januari 2026 / 5 Syakban 1447 20:37
Prabowo di WEF Swiss: Produksi Makan Bergizi Gratis Segera Lampaui McDonald’s
Prabowo di WEF Swiss: Produksi Makan Bergizi Gratis Segera Lampaui McDonald’s

DAVOS, SWISS (Arrahmah.id) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa jumlah porsi makanan yang diproduksi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan segera melampaui produksi harian jaringan restoran cepat saji global McDonald’s (McD).

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menjadi pembicara dalam forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

“Hingga tadi malam, kami telah memproduksi 59,8 juta porsi makanan untuk 59,8 juta anak-anak, ibu, dan lansia yang tinggal sendirian. Mereka menerima makanan ini setiap hari,” ujar Prabowo di hadapan peserta forum internasional tersebut.

Prabowo kemudian membandingkan capaian program MBG dengan produksi makanan McDonald’s yang selama ini dikenal sebagai salah satu sistem penyedia makanan terbesar di dunia.

Menurutnya, dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, produksi MBG akan melampaui angka produksi McDonald’s yang mencapai sekitar 68 juta porsi makanan per hari.

“Sebagai perbandingan, dalam waktu sekitar satu bulan, kita akan melampaui angka 68 juta makanan per hari milik McDonald’s,” kata Prabowo.

Presiden menjelaskan, program Makan Bergizi Gratis telah dirintis sejak Januari 2025 dan terus diperluas secara bertahap.

Pemerintah menargetkan produksi MBG dapat mencapai 82,9 juta porsi makanan per hari, yang akan disalurkan kepada anak-anak, ibu, dan kelompok rentan lainnya di seluruh Indonesia.

Prabowo juga menyoroti perbedaan waktu pencapaian antara MBG dan McDonald’s.

Ia menyebut McDonald’s membutuhkan waktu lebih dari lima dekade untuk mencapai produksi 68 juta porsi per hari, sementara Indonesia menargetkan produksi MBG hampir 83 juta porsi hanya dalam waktu kurang dari dua tahun.

“Sebagai perbandingan, saya rasa McDonald’s memulai dapur pertamanya pada tahun 1940. Untuk mencapai 68 juta, mereka membutuhkan waktu, yah, lima dekade lebih lama,” ujar Prabowo.

“Kami berharap dapat mencapai 82,9 juta pada akhir Desember 2026. Tetapi orang-orang saya mengatakan, tidak, Pak, kami akan mencapai 82,9 juta sebelum Desember. Jadi, semoga kita dapat mencapainya,” tambahnya.

Menurut Prabowo, program MBG merupakan bagian dari strategi besar pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menekan angka stunting, serta memastikan akses gizi yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

(ameera/arrahmah.id)

HeadlineprabowomcdonaldsMakan bergizi gratisWEF Swiss