Memuat...

Menjadi Pemasok Perusahaan Pertahanan Rusia, Jerman Tangkap Lima Warganya

Hanin Mazaya
Senin, 2 Februari 2026 / 15 Syakban 1447 19:50
Menjadi Pemasok Perusahaan Pertahanan Rusia, Jerman Tangkap Lima Warganya
(Foto: Anadolu)

BERLIN (Arrahmah.id) - Jerman telah menangkap lima orang karena mengekspor barang senilai setidaknya 30 juta euro (35 juta dolar AS) ke Rusia, termasuk ke lebih dari 20 perusahaan senjata, yang melanggar sanksi Uni Eropa, kata jaksa penuntut pada Senin (2/2/2026).

Para tersangka diduga menggunakan sebuah perusahaan yang berbasis di kota pelabuhan Luebeck di Laut Baltik untuk mengatur sekitar 16.000 pengiriman ke Rusia dalam beberapa tahun terakhir, kata Kantor Kejaksaan Federal dalam sebuah pernyataan.

Investigasi, termasuk penggerebekan di lokasi tambahan, dilakukan oleh agen bea cukai bekerja sama dengan dinas intelijen luar negeri Jerman, BND.

Jaksa penuntut mengatakan jaringan pengadaan tersebut "diduga dioperasikan oleh badan-badan negara Rusia" dan bahwa penerimanya termasuk "setidaknya 24 perusahaan senjata terdaftar di Rusia".

Di antara mereka yang ditangkap adalah direktur pelaksana perusahaan perdagangan tersebut, yang sebagian diidentifikasi sebagai warga negara ganda Jerman-Rusia, Nikita S.

“Sejak setidaknya awal perang agresi Rusia terhadap Ukraina pada Februari 2022, ia dan terdakwa lainnya menggunakan perusahaan tersebut dalam berbagai kesempatan untuk secara diam-diam memperoleh barang untuk industri Rusia dan mengekspornya ke Rusia,” kata jaksa, seperti dilaporkan AFP.

“Untuk menyembunyikan transaksi tersebut, para terdakwa menggunakan setidaknya satu perusahaan fiktif lain di Luebeck, pelanggan palsu di dalam dan di luar Uni Eropa, dan sebuah perusahaan Rusia sebagai penerima, di mana Nikita S. juga memegang posisi penting,” kata mereka dalam sebuah pernyataan.

“Tujuan operasi ini adalah untuk menghindari peraturan embargo Uni Eropa,” tambah jaksa, tanpa merinci barang apa yang diduga diekspor secara ilegal.

Tersangka lain yang ditangkap diidentifikasi sebagian, sesuai dengan aturan privasi Jerman, sebagai Artem I., warga negara Jerman-Ukraina, dan Boris M. serta Eugen R., warga negara Jerman.

Seorang warga negara ganda Jerman-Rusia, Daniel A., juga ditahan dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Kantor Investigasi Kriminal Bea Cukai.

Para tersangka ditangkap atas tuduhan menjadi bagian dari “organisasi kriminal yang terlibat dalam bisnis ekspor yang melanggar Undang-Undang Perdagangan dan Pembayaran Luar Negeri”.

Mereka akan menghadap hakim investigasi Pengadilan Federal pada Selasa yang akan menyerahkan surat perintah penangkapan kepada empat tersangka dan memutuskan apakah akan juga menahan Daniel A.

Petugas juga menggeledah lokasi di kota Frankfurt dan Nuremberg serta dua lokasi lainnya, dalam penyelidikan yang menargetkan lima tersangka lain yang saat ini masih buron, demikian pernyataan tersebut. (haninmazaya/arrahmah.id)

Rusiajermansenjata