HERAT (Arrahmah.id) - Di Herat, delegasi dari Afghanistan dan Turkmenistan, yang dipimpin oleh Mullah Abdul Ghani Baradar, Wakil Perdana Menteri Bidang Ekonomi Imarah Islam Afghanistan, dan Rashid Meredov, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Turkmenistan, mengadakan pertemuan untuk membahas percepatan pelaksanaan beberapa proyek bersama.
Selama pertemuan, para pejabat Afghanistan dan Turkmenistan membahas percepatan pekerjaan pada proyek TAPI, peluncuran proyek pembangkit listrik TAP, perluasan jalur kereta api Torghundi, dan transmisi listrik ke wilayah barat dan utara negara tersebut.
Kedua pihak juga membahas penguatan perdagangan, kerja sama perbankan, dan penciptaan lapangan kerja, lansir Tolo News (2/2/2026).
Juru bicara Kementerian Pertambangan dan Perminyakan, Homayoun Afghan, mengatakan: “Diskusi diadakan mengenai proyek-proyek bersama Afghanistan dan Turkmenistan, khususnya TAPI, TAP, kereta api, listrik, dan distribusi gas di Herat. Penekanan diberikan pada pelaksanaan proyek TAPI tepat waktu dan kedatangannya di Herat sesuai rencana.”
Direktur Hubungan Ekonomi di Kementerian Luar Negeri, Shafi Azam, mengatakan: “Diskusi juga diadakan mengenai proyek TAP, yang mentransfer listrik dari Turkmenistan ke Afghanistan dan Pakistan. Langkah-langkah praktis harus diambil untuk mempercepat proyek ini. Komitmen sekali lagi diperbarui mengenai perluasan jalur kereta api dan pembangunan fasilitas Turkmenistan.”
Para pejabat dari kedua negara juga mengunjungi kemajuan pekerjaan proyek TAPI di Herat.
Selama kunjungan ke jalur kereta api pelabuhan Torghundi, para pejabat Turkmenistan menekankan perluasan jalur kereta api ini.
Kepala Kamar Dagang dan Investasi Herat, Mohammad Younes Qazizada, mengatakan: “Ketiga proyek ekonomi utama ini akan membawa perubahan signifikan bagi perekonomian Afghanistan, terutama di zona barat daya. Setelah selesainya proyek-proyek ini, Afghanistan akan mengalami fase ekonomi baru.”
Sejumlah warga juga menyatakan kepuasan atas kemajuan proyek bersama antara Afghanistan dan Turkmenistan.
Seorang warga Herat, Abdul Halim, mengatakan: “Pekerjaan proyek ini harus segera diselesaikan untuk mengurangi kekurangan bahan bakar bagi masyarakat. Gas TAPI harus sampai ke kawasan industri, rumah-rumah, tempat pemandian umum, dan pasar agar masyarakat dapat memanfaatkannya.”
Menurut pejabat Afghanistan, lebih dari 90 kilometer lahan telah disiapkan untuk pipa TAPI, dan sekitar 16 kilometer pipa telah dipasang.
Mereka memastikan bahwa dengan kedatangan pipa dari Turkmenistan dalam beberapa hari mendatang, proses pemasangan pipa akan semakin dipercepat. Tim teknis dari kedua negara bekerja agar pipa gas TAPI mencapai kota Herat pada akhir tahun kalender ini. (haninmazaya/arrahmah.id)
