Memuat...

Turki Kembali Memblokir Konvoi Bantuan untuk Kurdi di Suriah

Hanin Mazaya
Rabu, 4 Februari 2026 / 17 Syakban 1447 19:34
Turki Kembali Memblokir Konvoi Bantuan untuk Kurdi di Suriah
(Foto: AFP)

DIYARBAKIR (Arrahmah.id) - Otoritas Turki untuk kedua kalinya memblokir konvoi bantuan yang hendak mencapai kota Kurdi Suriah, Kobani, yang telah dibanjiri oleh orang-orang yang melarikan diri dari pertempuran, kata sebuah LSM lokal pada Rabu (4/2/2026).

Saat tentara Suriah dan pasukan Kurdi bentrok di Suriah, Kobani telah dibanjiri oleh orang-orang yang mencoba melarikan diri dari permusuhan.

Pekan lalu, otoritas Turki mencegah konvoi 25 truk yang membawa pasokan kemanusiaan yang ditujukan untuk Kobani mencapai perbatasan Turki-Suriah, lansir AFP.

Konvoi tersebut, yang termasuk air, susu, susu formula bayi, dan selimut, telah dikumpulkan di kota Kurdi Diyarbakir di Turki bagian tenggara oleh Platform Solidaritas dan Perlindungan Diyarbakir, LSM yang mengorganisir penggalangan bantuan tersebut.

Setelah diblokir pekan lalu, awalnya konvoi tersebut diizinkan untuk melakukan perjalanan melalui Azaz, sebuah kota di Suriah utara, dengan delegasi mereka sendiri yang mengawasi penyerahan bantuan.

Namun, "delegasi tersebut kembali ditolak izinnya," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan pada Rabu.

Truk-truk tersebut “tidak diizinkan masuk ke Kobani meskipun telah dilakukan berbagai upaya,” kata pernyataan itu, menambahkan bahwa “bantuan tersebut dibawa kembali ke Diyarbakir.”

Pekan lalu, penduduk Kobani mengatakan mereka kehabisan makanan, air, dan listrik karena kota itu dibanjiri orang-orang yang melarikan diri dari serangan tentara Suriah.

Pasukan Kurdi menuduh tentara Suriah mengepung Kobani, yang juga dikenal sebagai Ain Al-Arab dalam bahasa Arab.

Setelah berbulan-bulan mengalami kebuntuan dan pertempuran, Damaskus dan Kurdi Suriah mengumumkan kesepakatan pada Jumat.

Kesepakatan tersebut “berupaya untuk menyatukan wilayah Suriah,” termasuk wilayah Kurdi, sambil juga mempertahankan gencatan senjata yang sedang berlangsung dan memperkenalkan “integrasi bertahap” pasukan Kurdi dan lembaga administrasi, menurut teks perjanjian tersebut.

Pasukan Kurdi membebaskan Kobani dari pengepungan panjang oleh kelompok Daesh pada 2015.

Turki memandang pejuang Kurdi Suriah sebagai kelompok teroris yang berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) Turki yang dilarang. (haninmazaya/arrahmah.id)

TurkiSuriahkurdibantuan