Memuat...

Habib Umar bin Hafidz Hadiri Tabligh Akbar di Monas

Ameera
Senin, 12 Oktober 2026 / 2 Jumadilawal 1448 22:08
Habib Umar bin Hafidz Hadiri Tabligh Akbar di Monas
Habib Umar bin Hafidz Hadiri Tabligh Akbar di Monas

JAKARTA (Arrahmah.id) — Ulama asal Yaman, Habib Umar bin Hafidz, bersama Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menghadiri kegiatan Tabligh Akbar: Doa untuk Indonesia di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).

Sejumlah pejabat dan tokoh agama turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto yang mewakili Gubernur Pramono Anung, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Cholil Nafis, serta Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.

Dewan Syuro Majelis Rasulullah SAW, para habaib, dan alim ulama juga menghadiri kegiatan keagamaan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah jemaah mulai memadati kawasan Monas. Mereka mengenakan pakaian muslim dan busana agamis. Bendera Majelis Rasulullah SAW terlihat berkibar di tengah kerumunan jemaah yang datang untuk mengikuti doa bersama.

Kehadiran Habib Umar bin Hafidz menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Ulama yang memimpin Pesantren Darul Musthafa di Tarim, Yaman, itu hadir di tengah jemaah yang berkumpul untuk memanjatkan doa bagi Indonesia.

Kepastian kehadiran Habib Umar sebelumnya disampaikan Dewan Syuro Majelis Rasulullah SAW, Habib Nabiel Almusawa.

Habib Umar Bawa Pesan Perdamaian dan Persatuan

Habib Nabiel mengatakan, kehadiran Habib Umar bin Hafidz dalam kegiatan tersebut memiliki makna khusus karena membawa pesan perdamaian dan kemaslahatan bagi Indonesia.

Menurutnya, pertemuan ulama dan unsur pemerintahan dalam satu majelis tidak semata-mata menjadi acara seremonial.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara ulama dan umara dalam membangun kehidupan berbangsa.

"Sinergi antara ulama dan umara dalam satu majelis ini bukan sekadar momen seremonial, melainkan sebuah upaya spiritual untuk membangun kemaslahatan bangsa," ujar Habib Nabiel dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).

Ia menambahkan, kawasan Monas diperkirakan menjadi pusat berkumpulnya ratusan ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia.

"Tidak hanya dari seluruh pelosok nusantara, tetapi juga dari berbagai negara," kata Habib Nabiel.

Kehadiran jemaah dari berbagai wilayah tersebut menunjukkan luasnya jangkauan kegiatan keagamaan ini. Para peserta berkumpul untuk mengikuti tabligh akbar dan memanjatkan doa bagi keselamatan, persatuan, serta kemaslahatan bangsa.

Mengenal Sosok Habib Umar bin Hafidz

Habib Umar bin Hafidz merupakan ulama asal Tarim, Hadramaut, Yaman, sekaligus pimpinan Pesantren Darul Musthafa. Lembaga pendidikan tersebut dikenal sebagai tempat menimba ilmu agama bagi para penuntut ilmu dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Melalui kegiatan dakwah dan pendidikan, Habib Umar memiliki jaringan murid dan pengikut di berbagai belahan dunia. Ia dikenal menyampaikan dakwah yang menekankan pentingnya akhlak, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta persatuan umat Islam.

Berdasarkan pemeringkatan The World's 500 Most Influential Muslims yang diterbitkan Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) pada 2026, Habib Umar tercatat berada di posisi ketiga.

Kehadirannya dalam Tabligh Akbar: Doa untuk Indonesia diharapkan memperkuat pesan persatuan dan perdamaian, sekaligus mengajak masyarakat untuk mendoakan kemaslahatan bangsa.

Kegiatan di Silang Monas tersebut menjadi ruang pertemuan jemaah, ulama, dan pejabat pemerintahan untuk berdoa bersama bagi Indonesia.

Selain menjadi agenda keagamaan, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya hubungan antara ulama dan pemerintah dalam menjaga persatuan serta keharmonisan masyarakat.

(Ameera/arrahmah.id)