Memuat...

Hakim Kontroversial Mesir Mohamed Nagy Shehata Meninggal

Hanoum
Ahad, 8 Februari 2026 / 21 Syakban 1447 08:22
Hakim Kontroversial Mesir Mohamed Nagy Shehata Meninggal
Foto ilustrasi. [Foto: Telegrafi]

KAIRO (Arrahmah.id) -- Hakim Mesir Mohamed Nagy Shehata, yang dikenal publik karena menjatuhkan ratusan vonis mati dan hukuman berat terhadap pejabat Ikhwanul Muslimin dalam kasus-kasus pasca-kudeta 2013, dikonfirmasi telah meninggal dunia.

Dilansir Khaberni (7/2/2026), Shehata memainkan peran kunci dalam sejumlah persidangan besar, termasuk kasus “Kerdasa massacre” di mana ratusan terdakwa dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan yang dipimpinnya, serta vonis terhadap pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohamed Badie dan puluhan lainnya.

Vonis-vonis ini sering dikritik oleh aktivis hak asasi dan pengamat internasional yang menilai proses peradilannya tidak memenuhi standar fair trial.

Shehata juga menjadi sorotan global saat memimpin persidangan tiga jurnalis Al-Jazeera English yang awalnya dijatuhi hukuman antara tujuh dan 10 tahun penjara atas tuduhan ‘menyebarkan berita palsu’ sebelum akhirnya dibebaskan melalui grasi presiden.

Kritikus mengatakan vonis-vonis itu mencerminkan tekanan politik di dalam sistem peradilan Mesir pasca-kudeta 2013 dan menyebut Shehata sebagai simbol kerasnya kebijakan hukum di negara tersebut.

Di dalam negeri, warisan Shehata tetap kontroversial: bagi sebagian pihak ia dianggap hakim yang tegas menegakkan keamanan negara, sementara yang lain menyebutnya sebagai bagian dari praktik peradilan yang dipolitisasi.

Pengamat hukum di Mesir pernah menyatakan bahwa Shehata mencerminkan masalah lebih luas dalam sistem peradilan negara, karena sejumlah kasusnya melibatkan vonis massal dan pembatasan hak pembelaan terdakwa.

Beberapa tokoh hukum Mesir telah mengecam gaya peradilan yang digunakan oleh Shehata selama masa jabatannya, dengan tudingan bahwa keputusan-keputusan itu sering kali terlalu berat dan mencerminkan bias politik yang kuat dalam menangani kasus-kasus sensitif. Namun hingga kini belum ada rincian resmi mengenai penyebab pasti kematiannya yang dibuka ke publik. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

HeadlineIsraelmata-mataspionaseintelejenbenjamin netanyahuperdana menteriJeffrey Epstein