Memuat...

'Israel' Hancurkan Sekolah Dekat RS Indonesia di Gaza

Hanoum
Ahad, 8 Februari 2026 / 21 Syakban 1447 08:44
'Israel' Hancurkan Sekolah Dekat RS Indonesia di Gaza
Serangan bom Israel menghancurkan sekolah di samping RS Indonesia di Gaza. [Foto: Eye On Palestine]

GAZA (Arrahmah.id) -- Gempuran militer 'Israel' di Gaza, terutama di daerah sekitar Rumah Sakit Indonesia yang kini tidak beroperasi, telah menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah sekolah dan fasilitas sipil yang berada persis di samping rumah sakit, menurut analisis citra satelit dan laporan lapangan.

Laporan investigasi Bellingcat (4/2/2026) menunjukkan bahwa beberapa sekolah di sekitar kompleks kesehatan tersebut tampak hangus atau terluka parah oleh operasi militer.

Diduga luasnya pembongkaran bangunan termasuk sekolah di wilayah Beit Hanoun, Beit Lahia, dan Jabaliya menggambarkan besarnya dampak dari serangan yang terjadi sejak akhir 2024 hingga awal 2025, meskipun sering dijustifikasi oleh pasukan 'Israel' sebagai serangan terhadap sasaran militan.

Rumah Sakit Indonesia sendiri sempat menjadi fokus konflik sejak serangan 'Israel' yang menargetkan pembangkit listrik dan infrastruktur medisnya pada Mei 2025, yang memicu kebakaran besar serta putusnya suplai listrik di fasilitas medis itu.

Badan medis Gaza menyatakan bahwa sekolah-sekolah yang hancur tersebut sebelumnya juga berfungsi sebagai tempat penampungan bagi warga sipil yang mengungsi, terutama anak-anak, sehingga kerusakan ini turut menambah angka yang terdampak secara langsung oleh operasi militer.

Konflik di Gaza sendiri telah meluas sejak akhir 2023, dengan banyak rumah sakit lain dan sejumlah sekolah yang dijadikan tempat perlindungan warga sipil hancur tertimpa serangan udara dan tembakan artileri. Organisasi Pendidikan PBB (UNICEF) memperkirakan bahwa ratusan fasilitas pendidikan telah rusak atau hancur total selama periode tersebut.

'Israel' menyatakan bahwa sebagian serangan diarahkan untuk menargetkan posisi militan yang beroperasi di kawasan padat penduduk, termasuk sekitar sekolah atau fasilitas sipil yang mereka klaim digunakan sebagai basis oleh kelompok bersenjata, namun klaim tersebut ditolak oleh pihak Palestina dan kritik internasional yang menilai tindakan tersebut melanggar hukum kemanusiaan internasional. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

HeadlineIsraelPalestinaindonesiaGazarumah sakitsekolah