MILAN (Arrahmah.id) -- Kontingen Israel menerima sorakan negatif (booing) dari sebagian penonton saat memasuki stadion pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, di San Siro Stadium, Milan, Italia, pada Jumat (6/2/2026).
Dilansir Reuters (7/2), beberapa penonton terdengar menyuarakan sorakan negatif yang ditujukan kepada atlet dan delegasi 'Israel'. Sorakan itu muncul meskipun suasana upacara secara keseluruhan berlangsung meriah dengan musik dan atraksi pembukaan.
Reaksi itu terjadi bersamaan dengan sorakan serupa terhadap Wakil Presiden Amerika Serikat, J.D. Vance, ketika wajahnya ditampilkan di layar besar stadion, mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap beberapa kebijakan luar negeri Amerika dan konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Menurut laporan, tim 'Israel' yang berjumlah kecil — hanya beberapa atlet — berjalan sambil mengibarkan bendera mereka, namun sorakan itu sempat terdengar sebelum suara musik upacara menenggelamkannya. Sorakan serupa juga dilaporkan muncul di Predazzo, lokasi perlombaan ski jumping, ketika delegasi 'Israel' tampil.
Reaksi penonton ini dipandang oleh sejumlah pengamat sebagai cerminan ketegangan politik internasional, terutama terkait konflik di Gaza, yang masih menimbulkan protes dan kritik global. Sebelumnya, demonstrasi pro-Palestina berkaitan dengan keikutsertaan 'Israel' di Olimpiade diadakan di Milan menjelang pembukaan, termasuk seruan agar 'Israel' dikeluarkan dari kompetisi.
Walaupun sorakan itu mendapat perhatian, beberapa atlet 'Israel' menyatakan mereka mempersiapkan diri untuk kemungkinan reaksi negatif dan menekankan bahwa mereka berada di Olimpiade untuk berkompetisi secara sportif, terlepas dari konteks politik.
Organisasi Komite Olimpiade Internasional (IOC) biasanya menegaskan pentingnya menjaga netralitas politik dan menghormati semua atlet di ajang olahraga, meskipun insiden semacam ini tetap memicu diskusi tentang hubungan antara olahraga dan dinamika global. (hanoum/arrahmah.id)
