Memuat...

Kementerian Dalam Negeri IIA: ISIS Tidak Memiliki Kehadiran di Afghanistan

Hanin Mazaya
Selasa, 10 Februari 2026 / 23 Syakban 1447 17:05
Kementerian Dalam Negeri IIA: ISIS Tidak Memiliki Kehadiran di Afghanistan
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Seiring dengan kekhawatiran beberapa negara atas situasi keamanan Afghanistan yang terus berlanjut, Kementerian Dalam Negeri Imarah Islam Afghanistan (IIA) memastikan bahwa kelompok bersenjata, termasuk ISIS, telah sepenuhnya ditumpas, dan menambahkan bahwa kelompok ISIS saat ini tidak memiliki "kehadiran fisik" di negara tersebut.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri menambahkan bahwa warga negara dari beberapa negara tetangga telah terlibat dalam sejumlah insiden terkait keamanan di Afghanistan, dan kementerian sedang berupaya untuk menekan unsur-unsur anti-keamanan di luar negeri dengan berkoordinasi dengan negara-negara tersebut, lansir Tolo News (9/2/2026).

Abdul Mateen Qani mengatakan: “Dalam hal ini, kami juga berupaya untuk mengadakan pertemuan dan pembicaraan resmi agar unsur-unsur yang bertindak melawan keamanan Afghanistan dapat dibendung. Kami telah aktif di bidang ini. Ada kasus di mana kami telah menargetkan kegiatan peradilan atau kriminal dan tidak mengizinkan mereka untuk beroperasi, dan insya Allah, mereka tidak akan diizinkan untuk melakukannya di masa mendatang. Kami mencoba untuk menyelesaikan masalah ini melalui pemahaman dengan negara-negara tetangga agar wilayah mereka tidak digunakan untuk melawan kami.”

Pada saat yang sama, sejumlah analis juga menganggap koordinasi antara Afghanistan dan negara-negara tetangga di bidang keamanan sebagai hal yang penting.

Mereka percaya bahwa negara-negara lain juga seharusnya tidak mengizinkan wilayah atau warga negara mereka digunakan untuk melawan Afghanistan.

Mohammad Zalmay Afghanyar, seorang analis militer, menambahkan: “Terorisme adalah masalah transnasional, dan Afghanistan sendiri adalah salah satu korbannya. Dapatkah negara-negara lain memberikan jaminan kepada Afghanistan bahwa wilayah mereka tidak akan digunakan untuk melawannya?”

Sayed Moqaddam Amin, seorang analis politik, mengatakan: “Berbagi informasi bukanlah tugas yang mudah, dan untuk mencapainya, koordinasi yang diperlukan harus ada di tingkat kepemimpinan antara kedua negara.”

Penekanan Kementerian Dalam Negeri pada kerja sama keamanan antara Afghanistan dan negara-negara tetangga muncul setelah menteri luar negeri Tajikistan sebelumnya mengatakan bahwa lembaga-lembaga terkait di negara tersebut sedang berhubungan mengenai pengelolaan perbatasan dengan Afghanistan. (haninmazaya/arrahmah.id)

Imarah Islam AfghanistanISIS