Memuat...

Utusan Rusia: Tidak Ada Alternatif Selain Imarah Islam, Negara-negara Harus Bekerja Sama

Hanin Mazaya
Selasa, 10 Februari 2026 / 23 Syakban 1447 17:18
Utusan Rusia: Tidak Ada Alternatif Selain Imarah Islam, Negara-negara Harus Bekerja Sama
(Foto: Tolo News)

ISLAMABAD (Arrahmah.id) - Duta Besar Rusia untuk Pakistan telah menyatakan keprihatinan atas ketegangan baru-baru ini antara Kabul dan Islamabad, dengan mengatakan bahwa hal itu memicu ketidakstabilan di kawasan tersebut.

Albert P. Khorev mengatakan dalam sebuah seminar yang diselenggarakan oleh Institut Penelitian Kebijakan Islamabad bahwa saat ini tidak ada alternatif selain Imarah Islam di Afghanistan, dan bahwa para pejabatnya tidak boleh disalahkan; sebaliknya, perspektif mereka harus dihormati dan kerja sama harus dilakukan, lansir Tolo News (10/2/2026).

Ia mengatakan bahwa Rusia dan negara-negara lain di kawasan tersebut prihatin tentang situasi keamanan di Afghanistan dan menekankan bahwa negara-negara regional harus bekerja sama dengan pemerintah Afghanistan untuk memperbaiki situasi tersebut.

Ia mengatakan: “Saya percaya kita dapat bersatu dan kita dapat lebih memperkuat upaya kita bersama-sama dalam kerja sama dengan pemerintah Afghanistan, menemukan beberapa cara dan solusi bagaimana memerangi ancaman terorisme secara lebih efektif.”

Dalam bagian lain dari pernyataannya, Khorev mengkritik Barat, khususnya Amerika Serikat, atas sanksi yang dikenakan pada Afghanistan, dengan mengatakan bahwa sanksi-sanksi ini telah berdampak negatif pada pemerintahan Imarah Islam. Ia menyerukan kepada Barat untuk mencabut sanksi tersebut.

Menurut duta besar Rusia, memperluas hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Afghanistan saat ini merupakan salah satu prioritas Moskow, dan ia percaya negara-negara Asia Tengah dan Tiongkok memiliki prioritas yang sama.

Diplomat Rusia itu juga mengatakan bahwa penutupan jalur antara Afghanistan dan Pakistan merupakan hambatan utama bagi perdagangan regional. (haninmazaya/arrahmah.id)

RusiaPakistanHeadlineImarah Islam Afghanistan