Memuat...

Iran Tawarkan Hadiah Rp1 Miliar untuk Tangkap Pilot AS yang Jatuh

Hanoum
Sabtu, 4 April 2026 / 16 Syawal 1447 13:28
Iran Tawarkan Hadiah Rp1 Miliar untuk Tangkap Pilot AS yang Jatuh
Foto ilustrasi. [Foto: youtube]

TEHERAN (Arrahmah.id) -- Iran dilaporkan menawarkan hadiah sekitar 60.000 dolar AS (sekitar Rp1 miliar) kepada siapa pun yang berhasil menangkap hidup pilot Amerika Serikat (AS) yang pesawatnya ditembak jatuh, di tengah eskalasi konflik yang semakin memanas di kawasan.

Dilansir The Guardian (4/4/2026), tawaran tersebut disebarkan melalui media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, yang menyerukan warga sipil untuk membantu menemukan dan menangkap pilot yang masih hilang.

Insiden ini terjadi setelah Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F-15E milik AS di wilayahnya. Dari dua awak pesawat, satu pilot telah berhasil diselamatkan dalam operasi militer, sementara satu lainnya masih dalam status hilang dan menjadi target pencarian kedua pihak.

Seiring dengan itu, media Iran juga dilaporkan menyiarkan imbauan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pencarian pilot tersebut dengan imbalan finansial yang signifikan. Nilai hadiah yang ditawarkan disebut mencapai sekitar 10 miliar toman atau setara 60.000 dolar AS.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi tekanan psikologis dan propaganda dalam konflik yang tengah berlangsung. Beberapa laporan menyebut warga lokal bahkan mulai bergerak menuju lokasi jatuhnya pesawat setelah seruan tersebut disiarkan.

Sementara itu, militer AS terus melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (combat search and rescue/CSAR) secara intensif dengan melibatkan pesawat dan helikopter di wilayah yang dikuasai Iran. Operasi ini berlangsung dalam kondisi berisiko tinggi karena adanya ancaman serangan lanjutan dari sistem pertahanan udara Iran.

Pengamat menilai situasi ini berpotensi berkembang menjadi krisis sandera apabila pilot yang hilang berhasil ditangkap oleh pihak Iran atau kelompok yang berafiliasi, mengingat sejarah panjang ketegangan kedua negara.

Perkembangan terbaru ini semakin mempertegas eskalasi konflik terbuka antara Iran dan Amerika Serikat, dengan dimensi militer, psikologis, dan propaganda yang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. (hanoum/arrahmah.id)