Memuat...

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur dan Black Hawk AS, 2 Pilot Selamat, 1 Hilang

Hanoum
Sabtu, 4 April 2026 / 16 Syawal 1447 13:17
Iran Tembak Jatuh Jet Tempur dan Black Hawk AS, 2 Pilot Selamat, 1 Hilang
Serpihan pesawat tempur AS yang ditembak Iran. [foto: The State Man]

TEHERAN (Arrahmah.id) -- Iran dilaporkan berhasil menembak jatuh sejumlah aset militer Amerika Serikat (AS), termasuk jet tempur F-15, pesawat serang A-10, serta helikopter Black Hawk, dalam eskalasi terbaru konflik yang memanas. Dua awak dilaporkan berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih hilang dan dalam pencarian intensif.

Dilansir AP News (4/4/2026), sebuah jet tempur F-15E milik AS ditembak jatuh di wilayah Iran, dengan dua awak di dalamnya. Satu awak berhasil diselamatkan melalui operasi militer, sementara satu lainnya masih dinyatakan hilang di wilayah Iran, memicu misi pencarian berisiko tinggi.

Selain itu, pesawat serang A-10 juga dilaporkan terkena tembakan saat terlibat dalam operasi di kawasan tersebut. Pilot A-10 berhasil keluar dari pesawat dan kemudian diselamatkan setelah mencapai wilayah aman.

Dalam operasi penyelamatan, helikopter jenis Black Hawk yang dikerahkan untuk mengevakuasi awak F-15 turut menjadi sasaran tembakan dari pihak Iran. Meski mengalami kerusakan dan korban luka di dalamnya, helikopter tersebut dilaporkan masih dapat kembali dengan selamat.

Reuters dan Washington Post juga melaporkan bahwa total dua pilot berhasil diselamatkan dari insiden ini, sementara satu awak lainnya masih belum ditemukan dan menjadi fokus operasi pencarian oleh militer AS.

Insiden ini menjadi salah satu pukulan signifikan bagi militer AS dalam konflik yang sedang berlangsung, sekaligus menandai meningkatnya kemampuan pertahanan udara Iran dalam menghadapi operasi udara skala besar. Beberapa analis menyebut keberhasilan Iran menjatuhkan pesawat tempur canggih menunjukkan tantangan serius terhadap klaim superioritas udara Amerika di kawasan.

Hingga kini, operasi pencarian terhadap pilot yang hilang masih terus berlangsung, di tengah risiko tinggi karena wilayah jatuhnya pesawat berada dalam kontrol militer Iran. Situasi ini juga meningkatkan ketegangan geopolitik dan memperbesar potensi eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah. (hanoum/arrahmah.id)