ISLAMABAD (Arrahmah.id) - Pakistan pada Jumat (3/4/2026) mengumumkan transportasi umum gratis di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaikan harga bahan bakar yang dipicu oleh konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung.
"Semua transportasi umum di Islamabad akan digratiskan untuk masyarakat umum selama 30 hari ke depan, mulai besok," kata Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi dalam sebuah pernyataan di X, seperti dilansir Anadolu (4/4).
Kementerian akan menanggung pengeluaran sebesar 350 juta rupee Pakistan ($1,2 juta) untuk inisiatif ini, katanya.
Negara tersebut telah menaikkan harga bahan bakar pada Kamis, menaikkan harga bensin per liter menjadi 458,4 rupee Pakistan ($1,64) dari 321,17 ($1,15), dan solar menjadi 520,35 rupee ($1,86) dari 335,86 ($1,20).
Perkembangan ini terjadi ketika pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur penting untuk pengiriman minyak dan gas, telah menurun tajam di tengah perang AS-Israel di Iran.
Sekitar 20 juta barel minyak melewati selat tersebut setiap hari, dan gangguan yang ditimbulkannya telah mendorong kenaikan harga minyak serta biaya pengiriman dan asuransi, yang memicu kekhawatiran ekonomi global. (haninmazaya/arrahmah.id)
