Memuat...

Peringatan Tiga Tahun 7 Oktober, Aksi Pro-Palestina Digelar di Berbagai Negara

Zarah Amala
Kamis, 8 Oktober 2026 / 27 Rabiulakhir 1448 12:52
Peringatan Tiga Tahun 7 Oktober, Aksi Pro-Palestina Digelar di Berbagai Negara
(Foto: tangkapan video)

NEW YORK (Arrahmah.id) - Aksi solidaritas untuk Palestina digelar di berbagai kota dan kampus dunia bertepatan dengan tiga tahun peristiwa 7 Oktober 2023. Dari New York hingga Melbourne, serta Berlin, Oslo, Tokyo dan Karachi, massa menyerukan penghentian perang di Gaza dan menolak pendudukan 'Israel'.

Di New York, mahasiswa Universitas Columbia menggelar aksi di sekitar kampus dengan mengenakan keffiyeh, membawa bendera Palestina dan poster yang mengecam blokade Gaza. Mereka meneriakkan seruan untuk menghentikan perang dan operasi militer 'Israel' di Jalur Gaza.

Aksi serupa berlangsung di sejumlah kota Eropa. Di Berlin, demonstran mengibarkan bendera Palestina dan membawa kain kafan simbolis untuk anak-anak sebagai bentuk penghormatan kepada korban perang.

Di Rotterdam, Belanda, demonstran berkumpul di depan stasiun utama kota. Nama-nama puluhan ribu korban Palestina dituliskan di atas kain besar, disertai kesaksian dokter dan warga Belanda mengenai kondisi di Gaza.

Sementara di Oslo, Norwegia, para aktivis menggelar demonstrasi dengan membawa bendera Palestina dan poster yang menyerukan penghentian perang serta sanksi terhadap 'Israel'.

Di London, aksi berlangsung di tengah hujan dengan seruan untuk menghentikan perang di Gaza. Aksi solidaritas juga digelar di Belfast, Irlandia Utara.

Di Melbourne, Australia, para pendukung Palestina menggelar aksi yang mengangkat kisah para korban perang, termasuk Hind Rajab, anak Palestina yang gugur di Gaza. Peserta menampilkan replika kendaraan tempat Hind ditemukan setelah keluarganya gugur dan memutar rekaman percakapannya dengan petugas Bulan Sabit Merah Palestina ketika meminta pertolongan.

Peserta juga membacakan nama-nama korban dan membawa simbol-simbol yang mengecam pembunuhan jurnalis Palestina.

Di Jepang, demonstrasi digelar di Tokyo dan Osaka. Di kawasan Shibuya, Tokyo, massa menyerukan kebebasan bagi Palestina dan mengecam pendudukan 'Israel'.

Di Karachi, Pakistan, ribuan orang mengikuti aksi solidaritas yang digelar Jamaat-e-Islami beberapa hari sebelum peringatan 7 Oktober. Pria, perempuan dan anak-anak membawa bendera Palestina serta poster dukungan terhadap Palestina.

Aksi juga berlangsung di Rabat, Maroko, dengan seruan menentang perang di Gaza dan normalisasi hubungan dengan 'Israel'. Di Tunisia, mahasiswa menggelar kegiatan solidaritas di kampus dengan mengibarkan bendera Palestina dan menyuarakan penolakan terhadap perang 'Israel' di Gaza.

Menara Galata Disinari Bendera Palestina

Di Turki, aksi solidaritas berlangsung di sejumlah kota, termasuk Ankara, Istanbul, Bursa dan Diyarbakir. Massa memprotes berlanjutnya perang di Gaza meski sebelumnya telah diumumkan kesepakatan gencatan senjata.

Di Istanbul, Menara Galata turut diterangi dengan gambar bendera Palestina. Langkah tersebut ditujukan untuk menarik perhatian terhadap situasi di Palestina dan mengenang para korban perang. Warga lokal maupun wisatawan mengabadikan pemandangan tersebut dari sekitar menara.

Rangkaian aksi itu menunjukkan beragam bentuk solidaritas terhadap Palestina pada peringatan tiga tahun 7 Oktober, mulai dari demonstrasi, pengibaran bendera dan orasi hingga aksi simbolis yang mengangkat kisah para korban.

Meski berlangsung di negara dan kota yang berbeda, para peserta membawa tuntutan yang sama: menyatakan dukungan kepada rakyat Palestina dan menyerukan penghentian perang di Gaza. (zarahamala/arrahmah.id)