GAZA (Arrahmah.id) - Sedikitnya tujuh warga Palestina, termasuk seorang perempuan dan seorang anak, gugur dalam serangan 'Israel' di sejumlah wilayah Jalur Gaza pada Kamis (8/10/2026). Sejumlah warga lainnya terluka, menurut sumber-sumber medis di Gaza.
Serangan menyasar beberapa lokasi di Kota Gaza, termasuk kawasan Tel al-Hawa, al-Sabra, al-Tawam, dan Proyek Amer. Serangan juga dilaporkan terjadi di al-Sudaniya, barat laut Gaza, serta al-Mawasi di barat laut Rafah dan wilayah sekitar Bani Suheila, timur laut Khan Yunis.
Kompleks Medis Al-Shifa melaporkan seorang anak gugur dan beberapa orang terluka akibat serangan di kawasan al-Sabra. Serangan udara lainnya menghantam tenda pengungsi di kawasan al-Tawam dan menewaskan Muhammad Rajab Warsh Agha. Seorang warga Palestina lainnya terluka.
Di Tel al-Hawa, dua warga Palestina gugur dan tiga lainnya terluka setelah pesawat nirawak 'Israel' menyerang sebuah kendaraan sipil. Salah satu korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis.
Sebelumnya, seorang perempuan bernama Ahlam Mubarak (30), gugur akibat penembakan artileri 'Israel' yang menghantam tenda keluarganya di kawasan Proyek Amer. Suami dan kedua anaknya terluka, dengan kondisi sang suami dilaporkan serius.
Militer 'Israel' mengklaim telah membunuh seorang komandan dan seorang anggota Hamas, serta menyebut salah satu dari mereka terlibat dalam penahanan sandera 'Israel' di Gaza. Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Di Gaza selatan, sumber medis menyebut tujuh warga Palestina terluka akibat serangan artileri yang menghantam sebuah rumah di kawasan al-Mawasi, Rafah. Sementara itu, sumber lokal melaporkan pasukan 'Israel' meledakkan bangunan tempat tinggal di wilayah timur laut Khan Yunis. Sejumlah tenda pengungsi juga terbakar setelah militer 'Israel' dilaporkan melemparkan granat asap di sekitar bundaran Bani Suheila.
Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan Gaza yang dikutip Al Jazeera, hingga Rabu (7/10), serangan 'Israel' selama masa gencatan senjata telah menewaskan 1.467 warga Palestina dan melukai 5.161 lainnya.
Sejak perang di Gaza dimulai pada Oktober 2023, lebih dari 74.000 warga Palestina dilaporkan gugur dan lebih dari 175.000 lainnya terluka. Sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan. (zarahamala/arrahmah.id)
