Memuat...

MUI: Iran Siap Mudahkan Kapal Tanker Indonesia Melintas Selat Hormuz

Ameera
Selasa, 7 April 2026 / 19 Syawal 1447 21:07
MUI: Iran Siap Mudahkan Kapal Tanker Indonesia Melintas Selat Hormuz
MUI: Iran Siap Mudahkan Kapal Tanker Indonesia Melintas Selat Hormuz

JAKARTA (Arrahmah.id) - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Majelis Ulama Indonesia di Jakarta Pusat pada Senin (6/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Iran disebut menyatakan komitmennya untuk mempermudah kapal tanker Indonesia yang melintas di Selat Hormuz.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis, usai pertemuan dengan delegasi Iran.

Menurutnya, diskusi tersebut juga membahas perkembangan situasi terkini di Iran, termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

“Hari ini kami menerima tamu Duta Besar Iran untuk Indonesia Yang Mulia Mohammad Boroujerdi untuk mendiskusikan hal terkini di Iran dan penyerangan Amerika dan Israel,” ujar Cholil dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Ia menyebut, dalam pertemuan itu pihak Iran menyampaikan berbagai informasi penting yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi MUI, termasuk upaya mencari solusi atas konflik yang terjadi.

“Banyak informasi yang bisa diserap dan memberi diskusi solusi konflik. Tentu itu dalam bingkai persahabatan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Cholil mengungkapkan bahwa Dubes Iran juga menyampaikan komitmen negaranya untuk terus mempererat hubungan persahabatan dengan Indonesia.

Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah memberikan kemudahan bagi kapal tanker Indonesia yang akan melintasi Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan minyak dunia.

Dalam pertemuan tersebut, Mohammad Boroujerdi diterima langsung oleh jajaran pimpinan MUI, di antaranya KH Cholil Nafis, Marsudi Syuhud, serta Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral sekaligus membuka ruang dialog terkait isu-isu global yang berdampak pada Indonesia, khususnya di sektor energi dan geopolitik.

(ameera/arrahmah.id)