Memuat...

Ahmadinejad Bantah Tuduhan Rekrutmen Mossad dan Kabar Tahanan Rumah

Zarah Amala
Rabu, 15 Juli 2026 / 1 Safar 1448 12:03
Ahmadinejad Bantah Tuduhan Rekrutmen Mossad dan Kabar Tahanan Rumah
Mahmoud Ahmadinejad menjabat sebagai presiden keenam Iran dari tahun 2005 hingga 2013. (Foto: via Wikimedia Commons)

TEHERAN (Arrahmah.id) - Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, secara tegas membantah laporan yang menyebutkan bahwa ia pernah didekati oleh badan intelijen 'Israel', Mossad, untuk bekerja sama, serta kabar yang menyatakan dirinya saat ini berada dalam tahanan rumah. Kantor Ahmadinejad dalam sebuah pernyataan resmi pada Selasa (14/7/2026) mengecam klaim tersebut sebagai fabrikasi atau rekayasa belaka.

Bantahan ini disampaikan sebagai respons terhadap laporan The New York Times yang diterbitkan pada Senin (13/7). Kantor Ahmadinejad menuduh media tersebut menyebarkan berita palsu yang bertujuan menyesatkan opini publik dan memperdalam perpecahan politik di dalam negeri Iran. "Kami secara kategoris menolak semua tuduhan yang sepenuhnya salah yang dipromosikan oleh The New York Times," tegas pernyataan tersebut.

Terkait isu tahanan rumah, kantor mantan presiden ini menyatakan bahwa berita tersebut adalah bagian dari narasi "absurd" yang sengaja dibangun untuk menyudutkan posisinya.

Sebelumnya, The New York Times melalui laporan yang mengutip pejabat anonim Amerika dan Iran, mengeklaim bahwa Mossad telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mencoba membujuk Ahmadinejad untuk bekerja sama dengan 'Israel'. Laporan tersebut menuduh adanya pertemuan rahasia antara agen 'Israel' dengan Ahmadinejad di luar negeri, termasuk di Budapest, serta dugaan bahwa intelijen 'Israel' mendanai sebagian biaya hidup dan perjalanannya.

Lebih jauh, laporan tersebut menyebutkan bahwa 'Israel' berupaya mengevakuasi Ahmadinejad dari Teheran pada awal konflik Februari lalu, dan mengeklaim bahwa sebuah kendaraan yang mengangkut mantan presiden itu ke lokasi rahasia di Iran dioperasikan oleh agen Mossad.

Bantahan ini muncul hanya berselang satu pekan setelah Ahmadinejad terlihat muncul di depan publik untuk pertama kalinya sejak pecahnya perang antara Iran dengan AS dan 'Israel'. Pekan lalu, ia terpantau menghadiri upacara pemakaman mendiang Pemimpin Agung Iran, Ali Khamenei, di mana ia tampak hadir bersama jajaran pejabat tinggi politik dan militer lainnya.

Ahmadinejad, yang menjabat sebagai presiden Iran pada 2005 hingga 2013, hingga kini masih menjadi salah satu figur politik paling berpengaruh dan dikenal luas di Iran. Dengan kemunculannya di upacara resmi tersebut, klaim mengenai tahanan rumah yang disebarkan media asing tersebut dinilai banyak pihak semakin diragukan kebenarannya. (zarahamala/arrahmah.id)