Memuat...

Militer Nigeria Tewaskan 50 Militan ISWAP Termasuk Komandannya di Borno

Hanoum
Kamis, 4 Juni 2026 / 19 Zulhijah 1447 05:08
Militer Nigeria Tewaskan 50 Militan ISWAP Termasuk Komandannya di Borno
Seorang tentara Nigeria berlatih di pangkalan militer MNJTF, Monguno, negara bagian Borno, Nigeria, 5 Juli 2025. [Foto: Joris Bolomey / AFP via Getty Images]

BORNO (Arrahmah.id) -- Pasukan militer Nigeria mengumumkan keberhasilan operasi besar anti-terorisme di Negara Bagian Borno, wilayah timur laut Nigeria, dengan mengumpulkan lebih dari 50 anggota kelompok militan termasuk seorang komandan senior Islamic State West Africa Province (ISWAP).

Dilaporkan Premium Times Nigeria (3/6/2026), operasi tersebut disebut sebagai salah satu pukulan terbesar terhadap jaringan ISWAP dalam beberapa bulan terakhir di kawasan Danau Chad yang selama bertahun-tahun menjadi pusat aktivitas kelompok bersenjata tersebut.

Keberhasilan operasi diumumkan oleh militer Nigeria melalui laporan Operasi Hadin Kai yang dirilis pada Rabu (3/6). Operasi berlangsung di wilayah Kirta dan Arina Ciki, Negara Bagian Borno, setelah pasukan udara dan darat Nigeria melakukan serangan presisi terhadap sejumlah basis persembunyian kelompok ISWAP.

Menurut laporan tersebut, salah satu tokoh yang tewas adalah Khalifa Umar, anggota Dewan Syura ISWAP yang termasuk dalam jajaran pimpinan tertinggi organisasi tersebut.

Militer Nigeria menyatakan serangan udara yang dilakukan secara terkoordinasi berhasil menghancurkan-posisi penting kelompok itu dan memaksa para anggota ISWAP meninggalkan posisi persembunyian mereka di kawasan pulau-pulau Danau Chad menuju daratan utama. Pergerakan tersebut kemudian dimanfaatkan pasukan darat untuk mengalihkan ruang gerak kelompok senjata tersebut.

Dalam laporan operasi yang dikutip Premium Times Nigeria, militer menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan tempur dan struktur komando kelompok teroris di kawasan timur laut negara itu.

“Serangan udara berkelanjutan telah memaksa para pemberontak meninggalkan kantong-kantong persembunyian mereka dan bergerak ke daratan utama di bawah tekanan operasi militer,” demikian isi laporan resmi Operasi Hadin Kai.

Selain pertemuan puluhan militan, pasukan keamanan juga menangkap tiga orang yang diduga menjadi pemasok logistik dan informan bagi ISWAP.

Dalam operasi terpisah di sekitar Maiduguri, aparat juga menangkap seorang mantan prajurit yang diduga membelot dan terlibat dalam aktivitas kriminal bersenjata.

Dari para tersangka, petugas menyita senjata api, magasin, kendaraan, bahan bakar, serta perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk mendukung operasi kelompok militan.

Operasi terbaru ini berlangsung di tengah upaya Nigeria meningkatkan tekanan terhadap kelompok Boko Haram dan ISWAP yang masih aktif di kawasan Danau Chad.

Dalam beberapa bulan terakhir, Abuja memperkuat koordinasi antara pasukan darat, angkatan udara, serta sistem intelijen dan pengawasan untuk menargetkan para pemimpin kelompok bersenjata.

Menurut Reuters, militer Nigeria sebelumnya juga berhasil menggagalkan serangan besar ISWAP terhadap pangkalan militer di Mallam Fatori, Borno, yang menewaskan sedikitnya 80 anggota kelompok tersebut. Operasi-operasi tersebut menunjukkan peningkatan intensitas kampanye kontra-terorisme yang dilakukan pemerintah Nigeria sepanjang tahun 2026.

Ancaman ISWAP sendiri masih menjadi tantangan keamanan terbesar di Nigeria bagian timur laut. Kelompok tersebut merupakan pecahan Boko Haram yang berbaiat kepada ISIS pada tahun 2016 dan selama bertahun-tahun melakukan serangan terhadap militer, warga sipil, serta infrastruktur publik di Nigeria, Niger, Chad, dan Kamerun.

Pemerintah Nigeria menegaskan operasi akan terus dilanjutkan hingga jaringan Boko Haram dan ISWAP benar-benar kehilangan kemampuan untuk melakukan serangan.

Militer menyatakan fokus operasi saat ini adalah menghancurkan struktur kepemimpinan, memutus jalur pasokan logistik, serta membatasi mobilitas kelompok teroris di seluruh wilayah timur laut Nigeria. (hanoum/arrahmah.id)