Memuat...

Polres Jaksel Periksa Pengurus Yayasan Terkait Temuan Ratusan Airsoft Gun di Gudang Sekolah

Ameera
Jumat, 7 Agustus 2026 / 24 Safar 1448 21:06
Polres Jaksel Periksa Pengurus Yayasan Terkait Temuan Ratusan Airsoft Gun di Gudang Sekolah
Polres Jaksel Periksa Pengurus Yayasan Terkait Temuan Ratusan Airsoft Gun di Gudang Sekolah

JAKARTA (Arrahmah.id)  – Polres Metro Jakarta Selatan terus mendalami kasus temuan ratusan senjata airsoft gun di gudang sebuah sekolah di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama.

Pada Jumat (7/8/2026), penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak yayasan sekolah guna mengungkap asal-usul dan kepemilikan senjata tersebut.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, mengatakan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak yayasan menjadi langkah awal untuk menelusuri sejak kapan ratusan airsoft gun itu disimpan di gudang sekolah serta pihak yang bertanggung jawab atas penyimpanannya.

"Sudah ada saksi dan dijadwalkan hari ini juga ada pemeriksaan saksi dari pihak yayasan. Tentunya dari keterangan saksi akan berkembang ke arah mana yang harus kita dalami terkait senjata-senjata ini," ujar Joko Adi kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).

Menurut Joko, penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan dari pihak yayasan sekolah, meski sebelumnya kepolisian juga telah membuat laporan model A terkait penemuan tersebut.

Selain memeriksa saksi, polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk membuka sebuah brankas yang disebut berada di lingkungan sekolah dan diduga berkaitan dengan penyelidikan.

Penyidik akan menggali keterangan mengenai lamanya senjata-senjata tersebut tersimpan di gudang, termasuk kemungkinan keterlibatan pengurus yayasan lama.

Hal ini menyusul informasi dari pihak yayasan saat ini yang menyebut temuan ratusan airsoft gun diduga berkaitan dengan sengketa kepengurusan yayasan sebelumnya.

"Informasinya kan ada juga keterkaitan dengan pengurus yayasan lama, itulah yang nanti akan kami dalami. Ke depan perkembangannya akan kami sampaikan kembali. Kami berawal dari pihak yayasan, keterangannya nanti apa, penjelasannya yayasan, petunjuk-petunjuknya, tentunya di situ akan berkembang," kata Joko.

Lebih lanjut, Joko menegaskan bahwa pihak kepolisian juga akan memanggil pengurus yayasan lama untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan dugaan keterkaitan mereka dengan kepemilikan ratusan senjata airsoft gun yang ditemukan.

"Dugaannya seperti itu dan tentunya akan kami undang. Akan kami undang kaitan yang disebutkan yayasan ada kaitannya dengan pengurus lama, itu menjadi poin dalam pemeriksaan nanti," ujarnya.

Hingga kini, polisi masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan mendalami seluruh fakta yang ditemukan di lokasi.

Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penyelidikan selanjutnya, termasuk mengungkap asal-usul serta status hukum ratusan airsoft gun yang ditemukan di gudang sekolah tersebut.

(ameera/arrahmah.id)