RIYADH (Arrahmah.id) -- Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa Pakistan telah mengirimkan sejumlah jet tempur ke wilayahnya untuk membantu menjaga stabilitas dan keamanan udara. Pengerahan ini merupakan implementasi dari perjanjian pertahanan antara kedua negara yang sebelumnya telah disepakati.
Langkah tersebut terjadi pada April 2026 dan difokuskan pada penempatan di pangkalan udara strategis Arab Saudi. Kehadiran pesawat tempur Pakistan dinilai sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan militer kerajaan dalam menghadapi potensi ancaman eksternal di kawasan Timur Tengah yang tengah memanas.
Seorang pejabat keamanan, seperti dikutip Reuters (11/4/2026), menyatakan, “Pengerahan ini merupakan bagian dari kerja sama pertahanan yang telah berlangsung lama antara Pakistan dan Arab Saudi, serta bertujuan menjaga stabilitas kawasan.”
Al Jazeera menyebutkan bahwa pengiriman jet tempur ini juga berfungsi sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan eskalasi konflik regional. Sementara itu, The Jerusalem Post menyoroti bahwa hubungan militer kedua negara semakin erat, termasuk dalam bidang kerja sama alutsista dan dukungan strategis.
Pengamat militer menilai kehadiran jet tempur Pakistan tidak hanya memperkuat pertahanan udara Arab Saudi, tetapi juga menunjukkan komitmen kedua negara dalam menjaga keamanan bersama. Kerja sama ini melibatkan koordinasi militer yang intensif, mulai dari penempatan personel hingga integrasi sistem pertahanan.
Secara historis, Pakistan telah lama menjadi mitra penting bagi Arab Saudi dalam bidang keamanan, termasuk pelatihan militer dan dukungan operasional. Pengerahan terbaru ini mempertegas peran tersebut di tengah dinamika geopolitik kawasan yang semakin kompleks. (hanoum/arrahmah.id)
