Memuat...

Presiden Aoun: Lebanon Tidak Akan Berkompromi dengan Hak-haknya

Hanin Mazaya
Rabu, 15 Juli 2026 / 1 Safar 1448 19:30
Presiden Aoun: Lebanon Tidak Akan Berkompromi dengan Hak-haknya
Presiden Lebanon. (Foto: Anadolu)

BEIRUT (Arrahmah.id) - Kerangka kerja trilateral yang diusulkan antara Amerika Serikat, "Israel", dan Lebanon tetap menjadi pilihan terbaik yang tersedia dan telah mulai menghasilkan hasil, kata Presiden Lebanon Joseph Aoun kepada delegasi dari Pertemuan Ortodoks pada Rabu (15/7/2026), menambahkan bahwa Washington telah mulai memperhatikan posisi Lebanon dan bahwa masalah Lebanon sekarang berada di hadapan Presiden AS Donald Trump.

Aoun mengatakan tujuan Lebanon jelas dan tidak akan ada konsesi pada isu-isu yang berkaitan dengan hak-hak negara.

Ia menekankan bahwa perbedaan pendapat adalah sah selama tidak menyebabkan perpecahan, menyerukan dialog di antara warga Lebanon di bawah panji kepentingan nasional daripada agenda pribadi, lansir Arab News.

Presiden juga memperingatkan bahwa kebencian merusak negara dan lembaga alih-alih membangunnya, mendesak warga Lebanon untuk membuat pilihan yang melindungi negara mereka dan melindunginya dari ambisi eksternal.

Meskipun mengakui bahwa jalan di depan sulit dan penuh tantangan, ia menyatakan keyakinan bahwa hasil positif dapat dicapai untuk mengakhiri pertumpahan darah.

Setelah pertemuan dengan Presiden Aoun, Sekretaris Jenderal Pertemuan Ortodoks dan mantan anggota parlemen Marwan Abu Fadel mengatakan bahwa kelompok tersebut mendukung posisi presiden dan langkah-langkah konstruktif yang diambilnya untuk membantu Lebanon mengatasi krisisnya.

Ia menambahkan bahwa setiap upaya untuk merusak kedudukan kepresidenan merupakan penghinaan terhadap martabat nasional.

Abu Fadel lebih lanjut menekankan bahwa persatuan Lebanon dan dukungan terhadap lembaga-lembaga konstitusional sangat penting untuk mengamankan hasil yang diinginkan dan menjaga Lebanon selama periode sensitif ini. (haninmazaya/arrahmah.id)