Memuat...

Angelina Jolie Ungkap Kehancuran Gaza Lewat Citra Satelit

Hanoum
Senin, 5 Oktober 2026 / 24 Rabiulakhir 1448 03:41
Angelina Jolie Ungkap Kehancuran Gaza Lewat Citra Satelit
Angelina Jolie dan citra satelit Gaza. [Foto: X]

GAZA (Arrahmah.id) -- Aktris Hollywood sekaligus pegiat kemanusiaan Angelina Jolie membagikan citra satelit yang memperlihatkan kehancuran di Jalur Gaza dan mendesak dunia segera mengirimkan bantuan bagi warga Palestina. Melalui unggahan Instagram pada Sabtu (3/10/2026), Jolie menyoroti kawasan permukiman yang berubah menjadi puing-puing serta mendesak penyediaan tempat berlindung, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan dalam skala besar menjelang datangnya musim dingin.

Dalam unggahannya, seperti dilansir The National (4/10/2026), Jolie menyertakan perbandingan citra Google Earth sebelum dan sesudah perang di sejumlah kawasan, termasuk Rafah, Khan Younis, dan Kota Gaza. Gambar-gambar tersebut memperlihatkan perubahan besar pada wilayah perkotaan yang sebelumnya dipadati bangunan.

Jolie mengatakan rumah, sekolah, universitas, rumah sakit, jalan, serta sistem air bersih dan sanitasi mengalami kerusakan atau kehancuran. Ia mengingatkan bahwa citra satelit hanya menunjukkan kerusakan fisik, tetapi tidak sepenuhnya menggambarkan penderitaan keluarga yang kehilangan anggota keluarga maupun kondisi warga yang bertahan hidup di tengah reruntuhan.

Untuk memperkuat seruannya, Jolie mengutip penilaian Pusat Satelit Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNOSAT) yang menyatakan bahwa sekitar 82 persen bangunan di Gaza telah terdampak kerusakan hingga 16 Juni 2026, dengan sekitar dua pertiga bangunan yang dinilai dilaporkan hancur.

Ia juga menyoroti kebutuhan tempat berlindung yang mendesak: sekitar 1,98 juta orang atau 94 persen penduduk Gaza memerlukan bantuan tempat berlindung dan kebutuhan pokok.

Menurut Jolie, bantuan harus menjangkau warga sipil dalam skala yang sesuai dengan besarnya kebutuhan, sementara rumah sakit membutuhkan pasokan medis yang memadai.

Dalam laporan situasi kemanusiaan tertanggal 25 September 2026, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyebutkan bahwa 451 lokasi pengungsian di Gaza berisiko tinggi mengalami banjir. Lokasi-lokasi tersebut menampung sekitar 464.402 orang.

OCHA juga melaporkan kekurangan perlengkapan penampungan, terbatasnya pasokan medis, kendala akses bantuan, dan kekurangan pendanaan yang menghambat upaya kemanusiaan. (OCHA)

Jolie bukan pertama kalinya menggunakan perhatian publik untuk menyoroti krisis kemanusiaan di Gaza. Pada Januari 2026, ia mengunjungi sisi perbatasan Rafah di Mesir dan bertemu dengan pekerja Bulan Sabit Merah Mesir serta kelompok kemanusiaan yang menangani bantuan untuk Gaza. Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan perlunya akses bantuan yang aman, berkelanjutan, dan ditingkatkan segera, termasuk untuk bahan bakar dan pasokan medis.

Jolie sebelumnya juga menghabiskan lebih dari dua dekade bekerja dalam isu pengungsi melalui badan PBB yang menangani pengungsi sebelum mengakhiri perannya sebagai utusan khusus pada 2022. (hanoum/arrahmah.id)