Memuat...

Hanafi: Para Penantang Berupaya Mendiskreditkan Imarah Islam

Hanin Mazaya
Jumat, 19 Juni 2026 / 4 Muharam 1448 06:08
Hanafi: Para Penantang Berupaya Mendiskreditkan Imarah Islam
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Mohammad Khalid Hanafi, Menteri Amar Ma'ruf Nahi Munkar, mengatakan pada penutupan konferensi untuk para inspektur kementerian bahwa perpecahan yang sebelumnya diciptakan di antara warga Afghanistan oleh musuh-musuh agama, telah dihilangkan setelah berdirinya sistem Islam.

Hanafi menyatakan bahwa para penentang berusaha untuk mendiskreditkan Imarah Islam dan memengaruhi pola pikir kaum muda. Ia juga menggambarkan hijab sebagai kewajiban agama bagi perempuan dan menolak kritik baru-baru ini dari komunitas internasional.

“Para inspektur Kementerian Amar ma'ruf Nahi Munkar, menasihati saudari-saudari mereka tentang hijab dengan cara yang penuh hormat. Ini untuk kebaikan mereka dan demi kepentingan saudara-saudari kita. Mengapa orang lain harus ikut campur dalam urusan agama kita?” kata Hanafi, seperti dilansir Tolo News (18/6/2026).

Ia menyerukan kepada para pendakwah dan inspektur kementerian untuk menerapkan ajaran Islam dengan kebaikan dan kesabaran, menekankan pentingnya reformasi diri sebelum mencoba membimbing orang lain.

“Kita harus terlebih dahulu mereformasi diri kita sendiri. Jika kita gagal memperbaiki kekurangan kita sendiri, bagaimana kita bisa berbicara tentang mereformasi orang lain?” katanya.

Hanafi juga mengatakan bahwa ilmu tanpa perbuatan (amal) tidak banyak nilainya, menambahkan bahwa ilmu dapat berfungsi sebagai sumber petunjuk tetapi juga dapat menyesatkan manusia jika tidak diterapkan dengan benar.  (haninmazaya/arrahmah.id)