KABUL (Arrahmah.id) - Mullah Mohammad Hassan Akhund, Perdana Menteri Imarah Islam Afghanistan, bertemu dengan Serik Zhumangarin, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perekonomian Nasional Kazakhstan, yang tiba di Kabul sebagai kepala delegasi tingkat tinggi.
Selama pertemuan, yang juga dihadiri oleh menteri luar negeri, menteri perindustrian dan perdagangan, dan beberapa pejabat Imarah Islam lainnya, Hassan Akhund mengatakan bahwa Afghanistan dan Kazakhstan memiliki hubungan politik, ekonomi, agama, dan budaya yang kuat.
Sementara itu, Zhumangarin mengatakan tujuan kunjungannya adalah untuk lebih memperkuat hubungan politik dan ekonomi antara kedua negara, lansir Tolo News (21/6/2026).
Ia mencatat bahwa Kazakhstan sangat memperhatikan Afghanistan dan akan melanjutkan bantuan kemanusiaannya, khususnya dalam mendukung para migran yang kembali dan orang-orang yang terkena dampak bencana alam.
Menurut pernyataan yang dikutip oleh Hamdullah Fitrat, wakil juru bicara Imarah Islam, pejabat Kazakhstan tersebut mengumumkan bahwa negaranya juga telah mengirimkan delapan gerbong kereta api berisi bantuan kemanusiaan ke Afghanistan, termasuk tenda, obat-obatan, dan perlengkapan penting lainnya.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Kazakhstan tertarik untuk meningkatkan ekspor Afghanistan ke pasarnya dan siap untuk memperluas kerja sama dengan Afghanistan di semua sektor.
Atas nama Presiden Kazakhstan, Zhumangarin juga mengundang Mullah Mohammad Hassan Akhund untuk melakukan kunjungan resmi ke Kazakhstan.
Perdana Menteri Imarah Islam mengatakan hubungan antara kedua negara sangat penting dan menekankan bahwa langkah-langkah praktis akan diambil untuk lebih memperluas kerja sama dan memperkuat hubungan bilateral.
Pada akhir pertemuan, Akhund menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Kazakhstan untuk mengunjungi Afghanistan. (haninmazaya/arrahmah.id)
